Tips Membeli dan Memilih Barang Elektronik Secara Daring

Kebutuhan terhadap barang elektronik laksana kebutuhan primer seperti hal sandang, pangan, dan papan. Peralatan rumah tangga sudah sangat maju dan semua hampir bersentuhan dengan listrik, mulai dari kompor, pendingin, pemanas, pembersih, hingga untuk memotong rambut. Namun di tengah serbuan begitu banyak alat elektronik untuk kebutuhan sehari-hari, kita juga dikelilingi berbagai macam barang elektronik yang kadang tidak memenuhi standar yang ditetapkan pemerintah.

Selain masalah standarisasi barang, serbuan barang elektronik juga menjamur di berbagai toko daring. Kemudahan dalam berbelanja semakin membuat kita -konsumen- semakin dimanjakan dengan banyaknya pilihan sehingga sering melupakan beberapa hal penting yang harus dilakukan sebelum berbelanja secara daring.

Berikut saya kasihkan beberapa tips belanja barang elektronik yang bisa dijadikan referensi sebelum anda memulai perburuan belanja.

1. Situs Tepercaya

Seperti halnya belanja di toko luring maka tempat untuk belanja daring juga harus dipastikan tempat dan kepercayaannya karena kita berbelanja tanpa bentuk fisik toko, jadi situs terpercaya sangatlah penting. Untuk belanja daring, ada banyak toko online yang bisa dikatakan punya jaringan dan reputasi besar seperti jd id, Jakmall, lazada, shopee, bukalapak, tokopedia, dan blibli serta banyak toko online lainnya.

2. Keaslian Barang

Karena belanja hanya sekadar melihat tanpa menyentuh barang yang akan dibeli tentunya kita harus bisa mengecek keaslian barang yang akan dibeli dengan cara mengecek di outlet tertentu dan mungkin juga bisa bertanya dengan beberapa teman yang sudah pernah melakukan pembelian disana.

3. Perbandingan Harga dan Produk

Sebagai konsumen tentunya kita berharap mendapatkan produk berkualitas namun dengan harga yang murah. Menunggu promo besar-besarnya seperti harbolnas tentu terlalu lama bagi yang sangat memerlukan barang itu. Salah satu caranya adalah membandingkan harga dan produk dari berbagai toko online agar bisa mendapatkan harga yang sesuai dengan kantong. Membanding produk memang tidak sekadar harga namun tentunya juga sudah dihitung dengan ongkos kirim ke tempat kita. Apalagi barang akan dibeli adalah barang elektronik maka lakukan perbandingan harga bukan hanya kepada sesama toko daring tapi juga mengecek harga di toko-toko besar di kota anda, jangan sampai tergiur harga murah namun ternyata ongkos kirimnya malah membuat harga itu lebih mahal daripada belanja di toko dekat rumah.

4. Sesuaikan kebutuhan

Saya termasuk orang yang suka -khilaf- kalau sedang berbelanja terutama buku, kadang lupa berapa anggaran yang harus dikeluarkan untuk membeli buku dalam sebulan. Hanya karena melihat list promo besar bertulis diskon dari 25%-70% maka mendadak banyak sekali pesanan yang dimasukkan ke keranjang. Nah, sebaiknya sebelum memulai belanja daring, adaiknya kita melist apa saja yang diperlukan untuk bulan ini. Kalau dirasakan kurang perlu dan mendesak, anda bisa menunda belanja barang tersebut.

5. Ketersedian

Walau sebagian produk yang dijual secara daring stoknya melimpah namun tidak semua barang tersedia untuk dikirim ke beberapa wilayah. Apalagi untuk barang elektronik, pastikan bahwa barang itu tersedia untuk pengiriman ke wilayah anda karena sebesar apapun promo dan diskon kalau ternyata ketersediaan pengiriman ke tempat anda tidak ada, maka hanya menjadi sia-sia.

6. Cek Ulang

Sebelum memastikan dan mengkonfirmasi pembayaran dengan mengklik pembayaran, coba sekali lagi pastikan produk yang akan dibeli baik itu harga, ukuran, tipe maupun merk agar nantinya ketika sudah dipastikan dibeli dan mentransfer uang maka tidak terjadi penyesalan.

Jadi, pastikan segala sesuatu dan pikirkan semua hal sebelum anda memutuskan berbelanja barang terutama elektronik agar nanti tidak terdapat penyesalan ketika barang sudah diterima. Jadilah konsumen yang cerdas dalam memanfaatkan teknologi.

The Author

shaleh

Seorang #Father #Teacher #Blogger #ContentWriter | Suka membaca | Bagian Guru Blogger Indonesia | Lulusan Universitas Negeri Lambung Mangkurat'08 & Universitas Negeri Surabaya'16. Lengkapnya hubungi saya disini

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.