Penyebab Bau Badan Pada Anak dan Cara Mengatasinya

Aktivitas anak yang aktif sepanjang hari tentunya akan mengakibatkan tubuh anak berkeringat dan itu adalah hal yang wajar. Berkeringat yang berlebihan bisa memunculkan aroma tak sedap dari badan anak. Tentunya selain karena keaktifan anak, ada juga beberapa penyebab bau badan yang lain. Bau badan yang berlebih tentunya akan membuat anak merasa kurang percaya diri dan mungkin saja bisa mengganggu orang di sekitarnya.

penyebab bau badan anak

Munculnya Penyebab Bau Badan

Tubuh anak seperti halnya tubuh orang dewasa, juga memilki kelenjar keringat, yaitu kelenjar apokrin dan kelenjar ekrin. Kelenjar yang berada di sekitar ketiak yang menghasilkan keringat yang mempunyai kandungan minyak sedikit, warna buram, dan tak berbau adalah kelenjar apokrin, sedangkan kelenjar yang berada dan biasa muncul di seluruh tubuh akibat perubahan suhu tubuh yang berubah adalah kelenjar ekrin. Kelenjar ini berguna untuk menormalkan suhu pada tubuh.

Apabila sudah diketahui penyebab bau badan maka orangtua bisa akan lebih mudah untuk mengatasi permasalahan bau tersebut.

Cara Mengatasi Bau Badan

Ketika bau badan sudah bisa diketahui dan biasanya banyak muncul di sekitaran ketiak, kaki, dan kemaluan. Bau tidak sedap dari tubuh awalnya berasal dari kebiasaan yang tidak sehat seperti kebersihan tubuh dan pakaian yang tidak terjaga, selain itu bisa juga diakibatkan oleh pola makan atau kondisi/keadaan tubuh si anak. Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi bau badan pada anak.

Memiliki anak yang aktif apalagi suka bermain di luar rumah dan tidak peduli dengan hal kotor yang menimpa tubuhnya maka sudah menjadi tugas orangtua untuk mengajarkan kebersihan, mulai dari mandi rutin dua kali sehari, gunakan sabun mandi. Ketika membersihkan diri perhatikan area seperti kemaluan, ketiak, dan sela jari-jari kaki, usahakan dibersihkan dengan air yang mengalir. Selalu mencuci tangan sehabis buang air besar Anak-anak aktif dalam bermain dan tidak peduli dengan kebersihan tubuhnya. Ini bisa menjadi penyebab banyak bakteri menempel pada kulit dan bercampur dengan keringat sehingga menyebabkan bau badan. Untuk itu, orangtua harus menjaga kebersihan tubuh anak dengan mandi rutin dua kali setiap hari.

Baca:  Cara Menghemat Belanja Bulanan

Saat mandi, perhatikan untuk benar-benar membersihkan bagian tubuh yang memiliki lipatan, seperti ketiak, area kemaluan, dan jari-jari kaki dengan air bersih yang mengalir. Jangan lupa untuk membilas dan mencuci tangan dengan bersih setelah buang air.

Ada beberapa campuran alami yang bisa digunakan untuk membantu menghilangkan bau badan namun campuran ini tentu bukan untuk mengobati bau badan yang disebabkan oleh penyakit. Namun jangan lupa untuk mengetahui sensitivitas pada kulit anak, berikut campuran bahan alami tersebut:

  • Mandi dengan jus tomat. Sebelum anak berendam di bak mandi, cobalah untuk membuat jus tomat sebanyk dua cangkir, kemudian tuangkan jus tersebut ke dalam bak mandi dan biarkan si anak untuk berendam selama beberapa menit agar lebih meresap pada kulit..
  • Mandi dengan jus lemon. Seperti halnya campuran jus tomat, jus lemon juga menggunakan cara yang sama, tuangkan beberapa beberapa sendok jus lemon ke dalam bak mandi si anak kemudian biarkan anak berendam dengan campuran tersebut selama beberapa menit. selama beberapa menit dengan campuran air tersebut.
  • Mandi dengan rebusan daun sage. Berbeda dengan dua jenis bahan tadi yang perlu dibuat jus maka daun sage ini hanya perlu direbus. Coba rebus beberapa lembar daun sage dengan secangkir air, kemudian air rebusan tadi dituangkan/dicampurkan ke dalam bak mandi anak dan biarkan anak untuk berendam dalam beberapa menit.

Itulah beberapa tips tentang cara mengatasi bau badan pada anak, semoga bermanfaat bagi bapak/ibu.

The Author

shaleh

Seorang #Father #Teacher #Blogger #ContentWriter | Suka membaca | Bagian Guru Blogger Indonesia | Lulusan Universitas Negeri Lambung Mangkurat'08 & Universitas Negeri Surabaya'16. Lengkapnya hubungi saya disini

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.