Pengertian dan Jenis Paragraf

sumber : google.com

shaleholic.com – Menulis adalah aktivitas manusia dalam kehidupan berbahasa. Menulis merupakan salah satu keterampilan dari empat keterampilan dalam berbahasa setelah membaca. Keterampilan menulis dimulai dari paragraf, karangan, petunjuk sesuatu, tajuk rencana, buku harian, resensi, karya ilmiah sederhana, menyusun alinea, karangan, laporan, esai, proposal, daftar pustaka, memorandum, pengumuman, menulis kreatif, dan surat menyurat.

Baiklah dari semua keterampilan itu, saya mencoba untuk berbagi tentang paragraf.

Paragraf

Paragraf merupakan bagian dari wacana yang memiliki satu kesatuan di setiap kalimatnya. Paragraf yang baik memiliki pikiran utama dan beberapa kalimat penjelas. Antarkalimat juga memiliki hubungan makna (koherensi) dan kepaduan bentuk (kohesi) sehingga membentuk satu kesatuan.

Gagasan Utama

Gagasan utama atau pikiran utama merupakan pernyataan yang paling umum, paling penting atau pernyataan yang merupakan kesimpulan. Gagasan utama dijelaskan dalam beberapa gagasan penjelas. Gagasan utama biasanya terletak pada awal paragraf, tengah maupun akhir paragraf.

Contoh : Sejak lahir sampai meninggal dunia manusia selalu memerlukan bantuan dan bekerja sama dengan orang lain. Zaman yang paling maju pun pada dasarnya manusia secara langsung maupun tidak memerlukan hasil karya orang banyak untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Dalam kondisi seperti inilah demi kelangsungan dan kesejahteraan hidupnya manusia perlu mendapat bantuan dan bekerja sama dengan orang lain.

Gagasan Penjelas

Gagasan penjelas merupakan gagasan yang menjelaskan gagasan utama yang berupa kalimat penjelas. Gagasan penjelas ini merupakan pernyataan yang berisikan uraian-uraian kecil, contoh-contoh, data, atau kutipan.

Contoh : Banyak kesenian daerah yang terancam eksistensinya. Wayang beber di gunung kidul, Yogyakarta yang puluhan tahun kehilangan penonton. Tari topeng Losari Cirebon yang laris pada tahun 1970, sejak tahun 1990 sedikit sekali generasi yang meneruskannya.

Jenis Paragraf

Menurut letak pikirannya, paragraf dibedakan menjadi :

a. Paragraf Deduktif

Paragraf deduktif dimulai dengan mengemukakan pernyataan umum dan diikuti pernyataan khusus. Gagasan utama paragraf deduktif terletak pada awal paragraf.

Contoh : Binatang menyusui berkembang biak dengan cara melahirkan anak. Ikan paus adalah binatang yang menyusui anak. Dapat disimpulkan bahwa ikan paus juga berkembang biak dengan cara melahirkan anak.

b. Paragraf Induktif

Paragraf induktif dimulai dengan mengemukakan peristiwa-peristiwa khusus. Paragraf ini menuju pada kesimpulan umum berdasarkan hal-hal khusus tersebut.

Contoh : Tanaman jagung berakar serabut. Demikian juga tanaman padi dan pisang. Biji tanaman tersebut ternyata berkeping tunggal. Jadi, dapat disimpulkan bahwa tanaman berakar serabut memiliki biji berkeping tunggal.

c. Campuran

Paragraf campuran merupakan gabungan dari paragraf deduktif dan induktif. Paragraf campuran mempunyai gagasan utama di awal dan akhir paragraf.

Contoh : Penanaman pohon sedang dikembangkan di pulau Jawa. Selain pelestariannya, penanaman pohon digunakan untuk mencegah banjir, tanah longsor dan udara menjadi bersih. Namun, keterbatasan lahan menjadi faktor utama yang menghambat penghijauan dilakukan. Penanaman perlu dilakukan di pulau Jawa.

sumber : Setyaningrum, Wulandari. 2011. Rangkuman Materi Bahasa Indonesia. Jogjakarta: Javalitera.

The Author

shaleh

Seorang #Father #Teacher #Blogger #ContentWriter | Suka membaca | Bagian Guru Blogger Indonesia | Lulusan Universitas Negeri Lambung Mangkurat'08 & Universitas Negeri Surabaya'16. Lengkapnya hubungi saya disini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.