Mengoptimalkan Tumbuh Kembang Anak Usia Batita

Memiliki anak yang sehat dan terus tumbuh serta berkembang sesuai dengan usianya tentu menjadi dambaan setiap orangtua. Dalam tahap tumbuh kembang anak terutama pada usia bawah tiga tahun (batita) sangatlah penting. Ada beberapa hal yang bisa dilakukan orangtua agar tumbuh kembang anak bisa optimal.

tumbuh kembang anak batita

Mengenali Tumbuh dan Kembang Anak

Pada fase tumbuh kembang anak ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, tumbuh kembang itu merupakan dua kata yang berbeda. Tumbuh adalah sesuatu yang bisa diukur, dihitung, dan terlihat secara fisik sedangkan kembang adalah sesuatu yang kompleks karena berhubungan dengan struktur dan fungsi tubuh walaupun begitu, perkembangan anak bisa dilihat seperti dari cara berjalan, cara berbicara, dan lainnya.

Tumbuh kembang anak tentunya dipengaruhi banyak faktor, baik internal maupun eksternal. Faktor internal meliputi antara lain: ras, jenis kelamin, genetik, kromosom, dan usia sedangkan faktor eksternal meliputi antara lain: lingkungan, sosial, budaya, ekonomi, nutrisi dan psikologis.

Optimalisasi Tumbuh Kembang Otak Anak

Pada usia emas terutama hingga usia hingga 3 tahun bisa dikatakan bahwa inilah masa dimana orangtua harus memberikan hal yang terbaik karena jaringan otak anak akan terus tumbuh dan pada usia 3 tahun, otak anak sudah mencapai 80% dan pada masa itu, kalau stimulus untuk otak tidak dicukupi dengan baik maka kemampuan otak akan menurun.

Fase Stimulasi Tumbuh Kembak Otak Anak

  • Fase Usia 0 – 4 Bulan
    Pada fase usia ini cobalah untuk sering memeluk dan menimang. Gantunglah benda yang berwarna cerah, usahakan bergerak sehingga mudah dilihat. Seringlah mengajak si kecil tersenyum, bicara, dan mendengarkan musik.
  • Fase Usia 4-6 Bulan
    Di usia ini, cobalah untuk tengkurapkan si Kecil. Mulailah menggerakkan benda ke kanan dan kiri di depan matanta. Coba perdengarkan berbagai bunyian. Berikan mainan yang berwarna dan besar.
  • Fase Usia 6-12 Bulan
    Di fase ini si kecil perlu diajarkan duduk, temaini sambil bermain ci-luk-ba, bimbing untuk memegang benda kecil dengan 2 jari, ajari untuk belajar berdiri dan berjalan sambil berpegangan, selalu ajak berbicara, latihlah untuk mengucapkan kata dengan penggalan suku kata seperti i.. bu.. a.. yah.. atau pa.. pa.. ma.. ma.., berikan mainan yang bisa dipukul-pukul namun tetap aman untuk usianya.
  • Fase Usia 1 – 2 Tahun
    Ajak untuk berjalan di tangga, ajari ketika selesai bermain untuk mebereskan mainan sendiri, ajari untuk belajar menyebut nama bagian tubuhnya, dongengkan atau bacakan buku cerita anak, temani anak bermain.
  • Fase Usia 2 – 3 Tahun
    Di fase ini anak bisa diajari untuk mandiri mulai dari; ajari cara berpakaian sendiri, makan di piring sendiri, belajar untuk cuci tangan, belajar untuk buang air kecil dan air besar pada tempatnya.
Baca:  5 Langkah Mencegah Rambut Beruban

Pada fase usia itulah keteladanan dan bimbingan orangtua sangat diperlukan agar anak bisa tumbuh dan berkembang secara optimal. Selain itu, peran orangtua juga diperlukan untuk mengevaluasi tumbuh dan kembang anak sehingga kalau ternyata ada keterlambatan maka bisa langsung dikonsultasi dengan dokter.

Parameter Tumbuh Kembang Anak

Pada usia 1 tahun, anak seharusnya sudah mulai bisa berjalan satu ataudua langkah tanpa dibantu, mampu berbicara beberapa kata dan bisa bertepuk tangan. Di usia antara 2-2,5 tahun anak sudah mulai bisa berlari, bisa berbicara hingga 10 kata serta menggambar objek berupa garis lurus. Sedangkan di usia 3 tahun , anak sudah bisa memasang baju sendiri walaupun masih belum bisa mengancing serta dapat berhitung hingga angka 10..

Semoga tulisan tentang pengoptimalan tumbuh kembang anak ini bisa bermanfaat bagi bapak/ibu.

The Author

shaleh

Seorang #Father #Teacher #Blogger #ContentWriter | Suka membaca | Bagian Guru Blogger Indonesia | Lulusan Universitas Negeri Lambung Mangkurat'08 & Universitas Negeri Surabaya'16. Lengkapnya hubungi saya disini

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.