Mengenal Vaksin Covid-19 Sinochem

Kurang lebih 10 bulan bumi dilanda pandemi virus corona jenis baru atau dikenal covid-19. Virus yang diduga bermula dari kota Wuhan, Cina ini menyebar sangat masif ke berbagai penjuru dunia, termasuk Indonesia. Sampai tulisan ini diketik, kasus di Indonesia sudah mencapai 636.154 kasus. Berbagai cara dilakukan untuk mengurangi penyebaran virus covid-19 mulai dari penguncian wilayah yang dilakukan beberapa negara seperti Cina dan Italia hingga pembatasan sosial berskala besar yang dipilih oleh Indonesia. Di tengah badai virus, tentu semua negara tidak berpangku tangan dalam menanganinya. Para ahli kesehatan di berbagai negara berlomba membuat vaksin untuk mengobati hal itu, salah satunya adalah Vaksin Sinochem. Vaksin yang dikembangkan oleh perusahaan Sinovac Biotech, Cina, ini termasuk dalam 10 vaksin yang berada dalam fase uji klinis fase III. Vaksin tersebut sudah tiba di Indonesia pada minggu (6/12/2020). Vaksin tersebut akan menjadi vaksin pertama yang tersedia di wilayah Indonesia.

Mengenal Vaksin Sinochem

Sebelum memulai rencana vaksinasi pada jutaan warga negara RI, berikut hal yang perlu diketahui tentang vaksin sinochem.

Gratis

Gratis dan tidak akan dikenakan biaya sama sekali, begitu ucap Presiden Joko Widodo saat memberikan siaran pers yang ditayangkan pada saluran Yotube Sekretariat Kepresidenan. Hal ini menjadi kabar baik bagi semua rakyat sekaligus mengakhiri polemik berapa harga vaksin nantinya.

Tahap Evaluasi

Vaksin yang baru saja tiba itu sedang dalam tahap uji evaluasi tentang keamanan dan khasiat, begitu kata Dr Ir Penny K Lukito MCP, kepala BPOM. Sinomech sudah menyelesaikan tahap uji klinis I dan II vaksin COVID-19 pada bulan April hingga Mei 2020 lalu

Sertifikasi Halal

Salah satu yang sering ditanyakan dari vaksin adalah apakah vaksin ini halal? Menurut MUI, vaksin ini belum melengkapi dokumen yang diperlukan namun bukan berarti tidak halal. Jadi sembari menunggu kelengkapan dan proses sertifikasi tersebut, kita -sebagai calon penerima vaksin- harus tetap memantau bagaimana hasilnya nanti.

Berasal dari Cina

Vaksin ini dikembangkan oleh perusahaan Sinovac Biotechnology, Cina. Vaksin telah memasuki tahap uji klinis III, sampai 21 Oktober kemarin sudah diberikan dosis pertama pada 1.620 sukarelawan. Uji klinis tahap III bisa dikatakan merupakan tahap akhir dari pengujian suatu vaksin sehingga dari hasil itu nantinya akan disimpulkan apakah vaksin ini dapat melindungi atau tidak.

Dosis Vaksin

Berapa dosis yang diperlukan setiap orang para program vaksinasi nantinya. Berdasarkan informasi, dikatakan bahwa setiap orang akan mendapatkan dua dosis vaksin. Walaupun setiap orang nantinya akan mendapatkan vaksin namun untuk sementara, semua dilakukan berdasarkan skala prioritas. Jadi, tenaga kesehatan akan menjadi kelompok pertama yang akan mendapatkan vaksin tersebut.

Jumlah Vaksin Tersedia

Berdasarkan target dari kementerian kesehatan agar semua masyarakat Indonesia mendapatkan vaksin maka untuk tahun 2021 diperkirakan ada sekitar 340 juta dosis vaksin yang disediakan untuk kelompok prioritas.

Orang Pertama yang disuntik Vaksin

Saat memberikan keterangan tentang pemberian vaksin secara gratis bagi masyarakat, Presiden Joko Widodo juga mengatakan bahwa beliau akan menjadi orang pertama di RI yang disuntik vaksin. Hal ini dilakukan agar masyarakat yakin dengan vaksin yang digunakan. Selain itu, juga menjadi bagian dari membangkitkan kepercayaan masyarakat tentang keamanan vaksin tersebut.

Namun kalau anda masih bingung, apakah merasa perlu menggunakan vakisn atau tidak, atau malah punya keluhan sakit, maka aplikasi halodoc bisa menjadi pilihan utama dalam hal itu karena anda bisa langsung bertanya dengan dokter tanpa harus keluar rumah. Mudah, bisa kapan saja.

Author: shaleh
Seorang #Father #Teacher #Reader #ContentWriter | Bagian Dari Duta Baca Provinsi Kalimantan Selatan | Lulusan Universitas Negeri Lambung Mangkurat'08 & Universitas Negeri Surabaya'16. Lengkapnya hubungi saya disini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.