Kegagalan Ujian

Pengumuman Ujian Nasional tingkat SMA/SMK baru saja diumumkan. Ada yang bahagia karena lulus dan ada juga yang bersedih karena tidak lulus. Sebenarnya sah-sah saja kita mengekspresikan bentuk kebahagian maupun kesedihan kita namun yang perlu diingat adalah bagaimana cara kita mengekspresikannya karena bagaimanapun UN hanyalah sebuah Ujian yang dibuat dunia yang kalian sendiri tidak tahu pasti apa dengan lulus berarti masa depan cerah dan tidak lulus maka masa depan suram.

Ketika melihat televisi, saya begitu terkejut dengan cara mereka mengekspresikan keberhasilan dan kegagalannya, mulai dari konvoi bermotor tanpa pengaman, corat-coret baju, meminum minuman keras, menangis begitu hebat sampai menghancur sekolah yang telah memberi ilmu pada mereka. Walaupun mungkin bukan semua siswa seperti itu namun bagiku mereka semua telah gagal menghadapi Ujian sesungguhnya. Ujian Nasional mungkin hanyalah sebuah perantara untuk mengetahui seberapa besar kadar Iman kita dan ketika pengumuman hasil UN maka itulah sebenarnya Ujian sesungguhnya.

Perlu dipahami bahwa Ujian tidak selalu berbentuk musibah/kegagalan/kesusahan tapi bisa juga kenikmatan/kesuksesan/keberhasilan dan mayoritas orang rata-rata gagal dalam ujian kenikmatan/kesuksesan/keberhasilan. Kenapa bisa gagal? Karena ketika kita susah kita sanggup bertahan dan jadi orang sabar namun ketika sedikit demi sedikit kita mencapai kesuksesan, maka kita terkadang merasa bahwa itu adalah buah hasil kerja keras kita semata padahal ada doa dibaliknya namun kita lupa.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

“Bukanlah kefakiran yang aku takutkan atas kalian. Tetapi aku khawatir akan dibuka lebar (pintu) dunia kepada kalian, seperti telah dibuka lebar kepada orang sebelum kalian. Nanti kalian akan saling bersaing untuk mendapatkannya sebagaimana mereka telah bersaing untuknya. Nantinya (kemewahan) dunia akan membinasakan kalian seperti telah membinasakan mereka.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Dan juga perlu diingat bahwa kenikmatan/kesuksesan/keberhasilan kita bukan hal yang bebas tanpa tanggungjawab karena setiap yang kita lakukan ada pertanggungjawabannya.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Tidak akan bergeser kaki anak Adam (manusia) dari sisi Rabbnya di hari kiamat hingga ditanya tentang lima hal. Tentang umurnya untuk apa ia gunakan, tentang masa mudanya pada apa ia habiskan, tentang hartanya darimana ia peroleh dan pada apa ia belanjakan, dan tentang apa yang ia amalkan dari ilmunya?” (Dishahihkan oleh Asy-Syaikh Al-Albani rahimahullahu dalam Shahih Sunan At-Tirmidzi no. 2417, cet. Al-Ma’arif)

Itu bagi yang lulus UN, lalu bagaimana dengan yang tidak lulus? Ketidaklulusan mereka juga merupakan sebuah ujian untuk mengetahui apa kita termasuk orang yang sabar dalam menghadapi masalah.

“Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang sabar” (QS Ali Imran [3] ayat 146)

“Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.” (QS. An Nasyr: 5)

Selain itu juga perlu diingat bahwa kalau kita selesai salat pasti membaca doa ini karena ini dianggap doa sapu jagat yang mencakup semua keinginan manusia di setiap doanya :

Ya Tuhan kami, berikanlah kepada kami kepada kebaikan di dunia dan di akhirat, dan lindungilah kami dari siksa neraka

Nah, dari doa itu mestinya kita bisa berpikir bahwa kita meminta semua kebaikan untuk dunia dan akhirat dan mungkin saat ini kelulusan bukanlah hal yang terbaik bagi kalian, karena bagaimanapun juga hanya Allah yang Maha Tahu segala rahasia yang ada di bumi dan akhirat. Jadi bersabarlah, semoga dengan bersabar maka akan banyak kemudahan setelahnya. Amin.

The Author

shaleh

Seorang #Father #Teacher #Blogger #ContentWriter | Suka membaca | Bagian Guru Blogger Indonesia | Lulusan Universitas Negeri Lambung Mangkurat'08 & Universitas Negeri Surabaya'16. Lengkapnya hubungi saya disini

13 Comments

Add a Comment
  1. Bang Rhoma Irama bilang : darah muda, darahnya para remaja. Yang selalu merasa gagah, dan tak mau mengalah…haha…

    Alhamdulillah, ulun lulus tp gak ngerayain dengan hura-hura. Coz ada lagi yang lebih dipikirkan dari sekedar hura-hura.
    .-= Qorianisme´s last blog ..Rahasia Qori selama ini. =-.

    shaleholic : Alhamdulillah, skrg mau menlanjutkan kemana?

  2. Untuk itu pak guru, titip anak-anak bintang Kandangan itu ya, jauhkan mereka dari perbuatan sia-sia seperti itu, dari sekarang ^_^

    shaleholic : Insya Allah Ka ae akan dijaga dan sampai hari ini, tidak ada satupun murid uln yang melakukan hal-hal seperti itu, mungkin karena sekolahnya juga terletak di desa jadi tida terlalu terpengaruh, 😀

  3. benar sekali, meskipun lulus janganlah terlalu berlebihan merayakannya sampai2 membahayakan diri sendiri

    begitu juga apabila gagal dlm UN, harus sabar, pasti akan ada hikmah yg baik dari kejadian itu

    *sambil mikir..lagi resah menunggu hasil UN anak sendiri ….doakan agar lulus yaa*

    shaleholic : Insya Allah, anaknya lulus aja, jgan biarkan dia hura-hura Mbak, 😀

  4. banyak yang salah ketika mengekspresikan kelulusannya, yang tidak lulus pun harusnya mengerti bahwa Allah sedang membuatkan rencana yang lebih baik daripada jika dia lulus sekarang..

    shaleholic : Seharusnya memang begitu namun mungkin tlah jadi 'tradisi' jadi sulit dihilangkan, 😀

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.