7 Tips Sukses Menjalankan Usaha Kosmetik

Kosmetik menjadi kebutuhan pokok bagi para wanita, dan bahkan hampir semua orang khususnya wanita membawa perlengkapan tersebut saat berpergian.

Melihat hal tersebut tak heran jika pertumbuhan bisnis kosmetik selalu meningkat secara signifikan dari tahun ke tahun.

Pertumbuhan ini juga berpotensi untuk mengembangkan bisnis bagi para pelaku usaha yang ingin terjun ke lini usaha kosmetik, maka tak heran saat ini banyak usaha kosmetik yang bertebaran di pasaran baik dengan memproduksi produk sendiri ataupun menjadi reseller.

Seperti yang dilansir dari laman Bisnis Indonesia pertumbuhan bisnis kosmetik ini selalu meningkat dari tahun ke tahun dan seolah tidak terdampak oleh hadirnya pandemi Covid-19.

Melihat potensi dan perkembangan yang ada mungkin sebagian dari kamu tertarik untuk langsung terjun berbisnis kosmetik.

Eits, tapi tunggu dulu karena meskipun memiliki potensi yang besar memulai bisnis kosmetik tidak dapat dilakukan dengan sembarangan karena ada beberapa hal yang wajib kamu pertimbangkan sebelumnya, salah satunya adalah menentukan jenis usaha yang akan kamu jalani.

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya jenis bisnis kosmetik terbagi dua yaitu dengan memproduksi brand kosmetik sendiri dan menjadi reseller dari produk kosmetik yang sudah ada.

Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, dan dibawah ini akan dijabarkan beberapa kekurangan dan kelebihan dari kedua jenis usaha tersebut.

  • Modal

Modal adalah hal yang cukup krusial dalam memulai sebuah bisnis karena dapat menentukan skala serta bentuk usaha yang akan kamu jalani.

Produk brand sendiri

Modal yang dibutuhkan untuk membuat brand sendiri terbilang cukup tinggi karena kamu membutuhkan riset, pengembangan dan izin.

Namun meskipun membutuhkan modal yang tinggi, profit yang dihasilkan dari usaha ini juga tinggi.

Jadi jika kamu memiliki modal yang besar dan tidak mau tanggung dalam memulai bisnis kosmetik mungkin memproduksi brand sendiri akan cocok untuk kamu lakukan.

Reseller

Jauh berbeda dengan memproduksi brand sendiri, menjadi reseller dapat dilakukan dengan modal kecil bahkan tanpa modal karena kamu hanya perlu menjual produk yang sudah ada di pasaran.

Untung yang dihasilkan dari model usaha ini tidaklah besar karena keuntungan yang didapatkan berasal dari margin harga beli dan harga jual yang kamu tentukan.

Namun bagi kamu yang tidak memiliki modal besar maka model usaha ini akan sangat cocok untuk kamu lakukan.

  • Tingkat Kesulitan

Memulai brand sendiri atau menjadi reseller memiliki tingkat kesulitannya masing-masing yang tentnu perlu menjadi pertimbanga saat kamu ingin merintis bisnis ini.

Produk brand sendiri

Bisa dibilang membuat brand sendiri memiliki tingkat kesulitan yang cukup tinggi karena kamu harus melakukan riset, pengembangan serta mengurus izin legalitas.

Selain itu juga kamu harus memikirkan tentang strategi penjualan keuangannya.

Reseller

Menjadi reseller terbilang jauh lebih mudah karena kamu hanya perlu memikirkan strategi promosi agar produk yang kamu jual dapat laku di pasaran.

Selain itu menjadi reseller juga tidak perlu dipusingkan dengan urusan storage karena produk yang kamu pasarkan bisa langsung dikirim oleh produsen secara langsung.

  • Inovasi

Inovasi dalam sebuah bisnis adalah hal yang wajib dilakukan demi upaya agar selalu related dengan perkembangan zaman yang terjadi yang tentunya memiliki perbedaan antara dua model bisnis ini.

Produk Brand Sendiri

Sebagai pemilik usaha tentu saja kamu berhak bebas bisa menentukan ke arah mana inovasi yang akan kamu lakukan untuk produk kosmetik-mu.

Namun kamu perlu berhati-hati dalam menentukan langkah inovasi karena tidak semua inovasi dapat berjalan lancar.

Reseller

Sebagai reseller kamu hanya bisa pasrah menerima perubahan yang terjadi pada setiap produk yang kamu jual.

Inovasi yang dilakukan oleh brand kosmetik tersebut juga mau tidak mau suka tidak suka harus kamu terima.

Nah, setelah kamu memahami perbedaan model bisnis reseller dan memproduksi brand sendiri,kamu harus menentukan mana model bisnis yang cocok untuk kamu lakukan.

Sebelum memulai bisnis kosmetik ini,terdapat 7 tips cara berjualan kosmetik yang mungkin akan sangat berguna untuk mengembangkan bisnis yang baru saja kamu rintis.

  1. Analisa Pasar

Hal pertama yang penting untuk kamu lakukan dalam merintis usaha kosmetik adalah melakukan analisis pasar.

Analisis pasar penting untuk menentukan spesifik market dari produk usaha yang kamu jalani.

  1. Tentukan Target Pasar

Hal ini merupakan salah satu langkah penting di awal merintis sebuah bisnis adalah dengan menentukan target pasar karena hal ini akan menentukan produk itu akan dijual kepada siapa

Dalam menentukan target pasar ada beberapa indikator penting yang harus menjadi pertimbangan yaitu kelas sosial, umur dan status ekonomi.

  1. Branding

Branding merupakan hal yang penting pada sebuah usaha karena dapat menjadi identitas yang membedakan produk yang kamu jual dengan kompetitor lain.

Menentukan branding dapat dilakukan dengan menyesuaikan dengan image apa yang ingin kalian bangun pada brand kosmetik-mu.

  1. Persiapkan modal usaha

Hal ini penting karena berkaitan dengan penentuan model bisnis yang nantinya akan kamu jalani dan poin ini juga telah disinggung sebelumnya.

Maka dari itu penting untuk mempersiapkan modal dan kesanggupan kamu dalam memilih model usaha yang sesuai.

  1. Kelola sosial media

Selain sebagai platform untuk berjejaring sosial media juga saat ini dapat dimanfaatkan untuk sebuah bisnis untuk mengenalkan produknya kepada audiens.

Maka dari itu penting bagi pemilik usaha kosmetik untuk memanfaatkan kehadiran sosial media ini secara optimal sebagai sarana promosi yang efektif serta efisien.

  1. Pasarkan lewat e-commerce

Salah satu platform yang penting untuk kamu manfaatkan dalam proses merintis usaha adalah e-commerce.

Karena hadirnya e-commerce dapat membantu usaha kamu untuk mencapai pasar yang lebih luas daripada cara konvensional.

Salah satu platform e-commerce yang dapat kamu manfaatkan untuk proses ini adalah LaDaRa.

  1. Kelola keuangan dengan baik

Langkah terakhir yang tak kalah penting adalah tentang mengatur keuangan usaha yang kamu lakukan.

Dengan mengelola keuangan secara baik kamu dapat melihat cash flow dari usahamu yang kamu jalani.

Itulah tadi perbedaan bisnis kosmetik dengan model usaha reseller atau membuat brand sendiri serta 7 tips merintis usaha di bidang kosmetik ini agar usaha yang kamu jalankan dapat bekembang dan berjalan lancar.

Author: shaleh
Seorang #Father #Teacher #Reader #ContentWriter | Bagian Dari Duta Baca Provinsi Kalimantan Selatan | Lulusan Universitas Negeri Lambung Mangkurat'08 & Universitas Negeri Surabaya'16. Lengkapnya hubungi saya disini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.