Warisan Bahasa

Suatu ketika ayah dan anak sedang berbicara serius tentang warisan yang akan ditinggalkannya untuk anak bungsunya tersebut.

Sang ayah memulai pembicaraan :

Ayah : Nak, setelah ayah meninggal. Ayah akan memberikanmu suatu warisan yang mungkin hanya kamu yang bisa menerima.

Anak : Apa itu Ayah? Emas, mobil, rumah, tanah atau uang?

Ayah : Tidak anakku, warisan ini tidak berbentuk materi. Warisan ini ayah dapat secara turun temurun dari kakek buyutmu.

Anak : Apa itu Ayah? (sang anak semakin penasaran!)

Ayah : Ayah akan meninggalkanmu sebuah warisan yang ada di dalam kotak di lemari itu. Ambillah dan bawa kemari.

Sang anakpun bergegas mengambilnya dari lemari dan menyerahkannya pada ayahnya.

Ayah : Bukalah kotak itu!

Anak : (dibuka oleh sang anak, dan terkejut) Yah, knp isinya buku kamus Bahasa Indonesia?

Ayah : Ya, ayah hanya bisa wariskan itu karena jaman sekarang sangat sulit untuk mencari orang yang benar-benar mau menggunakan bahasa Indonesia bahkan media yang seharusnya ikut mendukung bahasa Indonesia malah lebih menyukai bahasa asing di setiap program acaranya. Ayah berharap kamu bisa menjaga bahasa Indonesia agar tidak punah oleh penuturnya sperti kamu ini dan berharap bahasa Indonesia TIDAK menjadi warisan dunia karena menjadi bahasa yang hampir punah.

Anak : Baiklah Ayah! Saya berjanji akan selalu mencoba untuk menggunakan bahasa Indonesia sesuai dengan situasinya.

Demikian dialog antara Ayah dan Anaknya, semoga kita semua bisa menjaga bahasa Indonesia dengan sebaik-baiknya jangan sampai kita hanya dapat warisannya saja berupa kamus dan berharap suatu masa bahasa Indonesia TIDAK menjadi warisan budaya yang terancam punah karena ditinggalkan oleh penuturnya sendiri.

Baca Tulisan Lainnya



The Author

shaleh

Seorang #Father #Teacher #Blogger #ContentWriter | Suka membaca | Bagian Guru Blogger Indonesia | Lulusan Universitas Negeri Lambung Mangkurat'08 & Universitas Negeri Surabaya'16. Lengkapnya hubungi saya disini

9 Comments

Add a Comment
  1. hmm, saya kira masih banyak tuh yang menggunakan Bahasa Indonesia, tapi tidak penggunaan yang baik dan benar kayaknya.

    Bahasa Ini sudah tercemari dengan beberapa bahasa pergaulan dan cara penulisan yang makin aneh saja.

    shaleholic : Emang masih banyak namun sekarang selain terkena bahasa gaul juga tercampurnya bahasa asing dan bahasa Indonesia dalam sebuah kalimat

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

© 2014 Powered by rumahshaleh - sitemap