Untukmu Perempuanku

Tulisan ini kubuat dengan rasa cinta yang kumiliki padamu

Untuk perempuanku W.R.H.

Tak pernah kusesali rasa cinta yang kumiliki padamu, tak pernah juga kuratapi semua kejujuran, kepercayaan dan kesetiaanku padamu, sungguh aku tak pernah bermimpi bisa bersamamu. Cinta ini terlahir begitu saja, mengalir dari setiap komunikasi yang terjadi diantara kita walau saat itu kita tahu bahwa ada cinta yang lain diantara kita.

Kita memang berbeda dalam banyak hal namun  itu bukan jadi pembeda diantara kita tapi perbedaan itulah yang menyatukan kita. Ada banyak cemburu, marah, tangis bahkan diam terjadi dalam hubungan kita namun itulah bumbu cinta, jangan biarkan bumbu-bumbu itu hilang apalagi sampai dimatikan biar saja dia ada selama bumbu-bumbu itu masih dalam takaran yang pas karena dengan adanya bumbu itu maka cinta kita akan semakin sedap.

Walau jarak telah memisahkan kita tak pernah menyurutkanku untuk tetap bersamamu, sungguh ini sudah kuperkirakan sejak lama karena itulah aku terus berusaha belajar bagaimana cara menjalani cinta yang terpisah jarak dan dan waktu ini. Memang secara teori cinta jarak jauh ini bisa dilewati bila punya rasa kejujuran, kesetiaan, dan kepercayaan namun semuanya itu tetap tergantung pada keduanya. Hanya kita berdua yang bisa menjawab hal itu, apakah kita bisa saling menjaga baik itu kejujuran, kesetiaan maupun kepercayaan karena kalau yang menjaga hanya salah satu dari kita maka bisa dikatakan bahwa hubungan ini hanya tinggal menunggu waktu yang tepat untuk menyatakan sebuah perpisahan.

Percayalah, aku sangat percaya padamu bisa melakukan semuanya dan membawa hubungan kita menjadi lebih maju ke jenjang yang lebih baik. Cinta ini tak akan pudar termakan usia dan yakinlah aku mencintaimu bukan hanya karena fisikmu tapi juga hatimu.

Ada banyak hal yang telah kupelajari darimu dan aku akan terus belajar untuk memahamimu walau terkadang aku salah dalam menilainya tapi percayalah aku akan terus belajar dan terus belajar tanpa batas waktu yang bisa kutentukan karena memahami perlu banyak pertimbangan dan cara agar tak salah lagi.

Dan diakhir tulisan ini, aku hanya bisa mengucapkan terima kasih telah menerima cintaku dan menjaganya untukku. Percayalah semua ini, Insya Allah akan berakhir manis seperti yang sering kita bicarakan di setiap waktu. Amin.

Kandangan, 12 November 2010

IS

Baca Tulisan Lainnya



The Author

shaleh

Seorang #Father #Teacher #Blogger #ContentWriter | Suka membaca | Bagian Guru Blogger Indonesia | Lulusan Universitas Negeri Lambung Mangkurat'08 & Universitas Negeri Surabaya'16. Lengkapnya hubungi saya disini

19 Comments

Add a Comment
  1. Nazmi Kandangancity

    UMAY LHH BPA PISA JUAA!!!!

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

© 2014 Powered by rumahshaleh - sitemap