Uneg-Uneg

Dalam beberapa hari ini otakku terasa berisi uneg-uneg yang sepertinya harus ku keluarkan karena hanya akan menyesaki otakku yang sempit ini. Uneg-uneg ini hanya sekedar pemikiran pribadi tidak bermaksud apapun apalagi punya tujuan tertentu. Baiklah uneg-uneg ini akan dimulai dari:

  • Permasalahan mengenai Ahmadiyah

Kenapa saya memulai dengan masalah ini karena ini lagi hangat-hangatnya di bicarakan (kaya minum kopi aja, hangat), apalagi setelah terjadinya pembakaran masjid Ahmadiyah. Dalam beberapa hari itu aku merasa ada ketimpangan dalam hal berita, seakan para media ini membela Ahmadiyah dibalik beritanya. Hal itu saya lihat dari berbagai dialog yang hanya menampilkan satu unsur saja yaitu jemaah ahmadiyah tanpa mengundang unsur lain seperti MUI. Tanpa mengundang unsur “lawan” tersebut maka para jemaah Ahmadiyah bisa berkoar-koar mengenai ajarannya. Selain itu juga saya pernah melihat komentar di koran kompas yang kalau tidak salah bunyinya begini “Pemerintah kok mencampuri urusan agama rakyat padahal negara muslim lain pada adem ayem aja dengan Ahmadiyah. Begitu membaca tulisannya saya merasa ini aneh kenapa pemerintah tidak boleh mencampuri urusan agama rakyatnya bukankan kita juga bukan negara sekuler yang memisahkan agama dan negara, selain itu juga mengenai masalah kenapa negara muslim lain pada adem ayem aja mengenai masalah Ahmadiyah itu karena mereka sudah memutuskan melarang Ahmadiyah di negaranya, misalnya Saudi Arabia bahkan tidak memperbolehkan para jemaah Ahmadiyah memasuki tanah suci karena mereka menganggap Ahmadiyah bukan islam, begitu juga di Pakistan jemaah Ahmadiyah di golongan sebagai golongan minoritas di luar islam, bahkan negara-negara yang tergabung dalam liga muslim dunia sudah mengeluarkan fatwanya (bisa dilihat disini, disini) terhadap Ahmadiyah. Dan kenapa di Indonesia ribut itu karena ahmadiyah merasa dia dilindungi oleh undang-undang dan juga para pengagung HAM.

  • Permasalahan Julia Perez

Kali saya menulis tentang Julia Perez lagi tapi bukan karena albumya tapi karena kata-kata yang dikeluarkan julia perez yaitu “dengan uang Rp.2000,00 kita bisa beli kondom diwarung bahkan 6 buah sedangkan kalau beli kaset saya Rp.30.000,00 hanya dapat satu”.
Kata-kata itu memang benar tapi tidakkah ia berpikir kalau anak kecil tidak mungkin datang ke warung dan berkata “Pak, saya mau beli kondom” (pasti yang punya warung, nanya macam-macam) selain itu juga anak-anak indonesia masih punya rasa malu (bahkan terkadang orang yang sudah menikahpun malu untuk membeli kondom diwarung). Tapi kalau kondomnya itu terdapat di dalam sebuah album, maka anak-anak bisa beli dengan alasan beli album musik dan yang punya toko tidak bertanya macam-macam yang penting laku begitu juga remaja dan orang dewasa alasannya pasti sama untuk membeli album (walaupun sebenarnya mereka tidak suka dangdut).

  • GolPut

Kalau yang ini adalah masalah pribadi karena kemarin ada PILKADA di kampung halamanku tiba-tiba temanku sms ”kanapa kada bulik padahal hari ini pamilu” (kenapa tidak pulang padahal hari ini pemilu). Aku balas aja sms “aku golput tidak mau memilih, bosan, orangnya itu-itu aja”. Tiba-tiba dia bilang “wah kamu bukan warga negara yang baik sebab dari pilihan kitalah pembangunan daerah ditentukan”. Tidak saya balas lagi sms karena ternyata pulsa saya habis.
Namun kemudian saya berpikir salahkah saya yang memilih golput hanya karena yang ikut pilkada orangnya itu-itu aja (bosan) dan benarkah satu suara kita menentukan pembangunan daerah kalau ternyata yang mencalonkan pilkada adalah orang-orang lama yang terkadang tidak punya ambisi dalam memajukan daerah (kecuali ambisi untuk memperkaya diri sendiri).

Demikian Uneg-Uneg ini telah dikeluarkan, mohon maaf kalau ternyata ada yang salah karena manusia tempatnya khilaf dan hanya Tuhan yang selalu benar.

Baca Tulisan Lainnya



The Author

shaleh

Seorang #Father #Teacher #Blogger #ContentWriter | Suka membaca | Bagian Guru Blogger Indonesia | Lulusan Universitas Negeri Lambung Mangkurat'08 & Universitas Negeri Surabaya'16. Lengkapnya hubungi saya disini

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

© 2014 Powered by rumahshaleh - sitemap