Rumah Shaleh

Berbagi Untuk Negeri

Taman, Sampah, dan Kesadaran

Kandangan akhirnya memiliki Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang diberi nama Taman Palidangan Sehati. Pada tanggal 20 September 2017, taman tersebut diresmikan pemanfaatannya oleh Bupati HSS, Drs.H.Achmad Fikry,M.AP. Palidangan Sehati sendiri merupakan nama pemenang hasil sayembara yang dilakukan Pemkab HSS. Berdasarkan informasi yang tertulis, kata palidangan berarti tempat yang lapang, nyaman, dan luar untuk bersantai, baik bersama keluarga ataupun secara pribadi. Sedangkan sehati dimaknai sebagai ungkapan sepakat, rukun, atau satu kesatuan hati/jiwa dan perasaaan untuk membangun dan memajukan kabupaten hulu sungai selatan. Sebagai warga Kandangan tentunya saya bangga punya tempat rekreasi untuk keluarga. RTH atau penulis lebih suka menyebutnya taman kota, pada awalnya tentu tak lepas dari kontroversi khususnya dalam penamaan taman. Di awal sayembara sebenarnya sudah ada nama pemenang namun ternyata nama taman yang terpilih menjadi pemenang tidak sesuai dengan syarat dan ketentuan yang dipublikasikan dan akhirnya diadakan sayembara ulang. Terpilihlah nama Palidangan Sehati.

Sehari setelah pembukaan taman kota, penulis berkunjung kesana bersama anak untuk sahibar marasai supaya kada takaji habar tentang nyamannya taman kota. Apalagi anak penulis merupakan tipe yang suka jalan-jalan ke taman, kloplah hari itu. Kamis, 21 September 2017 atau sehari setelah pembukaan, suasana taman sangat ramai bahkan sangat sulit untuk mencari tempat parkir sepeda motor yang memang tidak tersedia, cuma mengambil beberapa halaman rumah milik warga. Sebagai taman kota yang terbuka untuk umum dan gratis tentu peminatnya sangat banyak dan besar harapan agar taman itu tetap terjaga.

Milik Bersama

Taman kota bisa menjadi salah satu alternatif rekreasi murah meriah, selain sarana permainan anak yang memadai, taman ini juga memiliki spot cantik yang bisa dijadikan sebagai latar untuk berswafoto maupun foto sendiri. Untuk menjadi salah satu tempat tujuan rekreasi tentu fasilitas harus memadai. Taman Palidangan Sehati bisa dibilang cukup memadai, selain musola, tempat jaga, WC, juga ada tempat cuci tangan. Namun sampai tulisan ini diketik (22/9/2017) musolanya masih belum bisa digunakan dan kemudian tempat cuci tangan juga tidak mengalirkan air sama sekali. Tentu hal itu sangat mengganggu, namun pasti akan ada perbaikan di hari selanjutnya. Selain itu, taman kota ini memiliki lumayan banyak tempat sampah dan mudah dijangkau, tentu besar harapan agar taman tetap terjaga kebersihannya namun ternyata hal itu tidak menjamin yang datang untuk memiliki kesadaran tinggi dalam membuang sampah. Di beberapa tempat, sampah dibiarkan terhambur tanpa ada sadar bahwa itu namanya merusak.

Selain itu sampah-sampah hasil dari sisa minuman maupun plastik makanan dari penjual di sekitar taman kota juga lumayan banyak menodai jalan di depan taman. Kesadaran untuk membuang sampah pada tempatnya tentu harus ditingkatkan dan diedukasi kepada masyarakat. Sebagai kota peraih Adipura tentu hal ini menjadi anomali. Untuk mengantisipasi serta mengedukasi, pemerintah bisa menyiapkan satgas kebersihan yang bisa mamutiki sampah pada rentang jam tertentu. Kesadaran tentu dimulai dari pembiasaan. Pemberian contoh dari orangtua bagaimana membuang sampah pada tempat dan mengedukasi anak ketika menemukan/melihat orang membuang sampah sembarangan tentu menjadi salah satu filter agar suatu hari nanti generasi muda Kandangan menyukai kebersihan.

Sebagai fasilitas umum dan gratis, hal tersebut pasti akan terjadi apabila masyarakatnya tidak menganggap taman kota sebagai milik bersama. Menjaga dan merawat taman kota tentu bukan hanya kewajiban pemerintah daerah tapi juga masyarakat. Pemerintah daerah sudah berusaha untuk memberikan yang terbaik dengan menyediakan fasilitas umum dan gratis, tentu masyarakatnya harus ikut menjaga sebagai bentuk terima kasih atas pemberian fasilitas tersebut. Sinergitas antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga tentang kebersihan Taman Palidangan Sehati akan menjadi bukti awal bahwa ketika berkunjung ke taman, hati benar-benar akan nyaman karena melihat kerindangan dan kenyamanannya. Mari bersama-sama menjaga taman kota agar tetap bersih, aman, dan nyaman. Berikan teladan dengan membuang sampah pada tempatnya karena taman Palidangan Sehati milik kita bersama,



The Author

shaleh

Seorang #Father #Teacher #Blogger #ContentWriter | Suka membaca | Bagian Guru Blogger Indonesia | Lulusan Universitas Negeri Lambung Mangkurat'08 & Universitas Negeri Surabaya'16. Lengkapnya hubungi saya disini

Leave a Reply

© 2014 Powered by rumahshaleh - sitemap