Sulitnya Mengukur Diri

Sepertinya pepatah yang mengatakan bahwa “Gajah dipelupuk mata tak terlihat sedangkan semut di seberang bisa terlihat”, ada benarnya ketika ingin mengukur kepribadian sendiri. Betapa sulitnya untuk mengetahui bahwa diri ini terkadang salah namun serasa selalu benar. Memang menjadi kritikus atau hujatus lebih mudah karena bisa mengobrak-ngabrik apa saja yang ada di dalam diri orang lain dengan mengatakan itu tidak baik, itu salah atau apa saja yang terkadang menyerang kepribadian orang hingga pembunuhan karakter yang bisa saja berujung pada pemfitnahan.

Itu semua terjadi karena kesombongan dan keangkuhan yang dikendalikan oleh ego dan ego inilah yang terkadang sulit untuk dikalahkan karena ia terbuat dari api yang bisa membakar kapan saja. Walaupun seharusnya diri ini bisa meredam itu semua, karena tubuh ini mayoritas berisi air tapi kenapa sulit memadamkan api yang sedikit ada di dalam tubuh ini. Terkadang merasa diri ini adalah orang yang paling benar dan orang lainlah yang salah. Betapa sulitnya mengukur diri ini walaupun telah berdiri di depan cermin. Keangkuhan hati ini telah menjalar melalui pembuluh darah menembus jantung hingga terpompa ke otak dan menjadi daging dalam tubuh ini.

Memang introspeksi butuh sebuah proses dan tidak akan terjadi dalam waktu singkat kecuali dapat hidayah mendadak. Namun tidak semua introspeksi menghasilkan sesuatu yang diharapkan lebih baik dari sebelumnya. Semua itu tergantung dari cara melakukan introspeksi. Namun terkadang itu hanya sebuah pelarian dari ketakutan akan sesuatu. Berapa banyak orang yang telah mengatakan “nanti aku berubah” atau “nanti aku tobat” atau apalah, terserah. Hal itu terkadang terjadi ketika ia mengalami suatu masalah semisal, sakit, kena musibah dan hal buruk lainnya namun ketika masalah itu berlalu, diri ini seakan lupa akan janji yang terucap.

Hati ini memang butuh sebuah keajaiban agar bisa menjadi sadar akan apa yang diperbuat. Bisa melihat mana baik dan mana buruk. Ya Allah berikan aku keajaiban itu.

Mohon maaf karena tulisan ini sempat hilang akibat server msysqlnya down karena ada database corrupt yang berakibat tulisan dan koment yang teman-teman berikan hilang. Sekali lagi maaf

Baca Tulisan Lainnya



The Author

shaleh

Seorang #Father #Teacher #Blogger #ContentWriter | Suka membaca | Bagian Guru Blogger Indonesia | Lulusan Universitas Negeri Lambung Mangkurat'08 & Universitas Negeri Surabaya'16. Lengkapnya hubungi saya disini

15 Comments

Add a Comment
  1. tulisan mengenai diri sendiri kadang malah lebih menarik lo. bisa memberi pencerahan juga bagi orang lain

    nita-BLOGGERNITAs last blog post..GOOD MOOD DALAM SEBUNGKUS BACANG

Leave a Reply

© 2014 Powered by rumahshaleh - sitemap