Sekolahku

Beberapa hari ini, aku sedang sibuk dengan aktifitas di sekolah karena tinggal menghitung hari saja para murid-muridku akan menghadapi UN. Yang sebenarnya lumayan tidak adil dalam persepsiku sebagai seorang guru karena bagaimana mungkin sekolah yang di pelosok dengan serba kekurangan sarana dan prasarana bisa disamakan nilai UNnya.

Sekolah tempatku mengajar ada di daerah yang lumayan tertinggal dalam hal sarana dan prasarana, mempunyai murid saja sudah beruntung dan kalau mereka mau sekolah di saat sedang musim panen atau musim tanam serta saat mencari ikan sedang ramai itu lebih beruntung lagi.

Jadi bagaimana mungkin, sekolah yang muridnya saja terkadang tidak ada harus disamakan nilai UNnya dengan sekolah yang berstandar Nasional maupun Internasional.

Namun sebagai seorang abdi negara dan juga pengajar plus pendidik, memang seharusnya hal itu tidak dijadikan alasan untuk tidak mengikuti standar nilai UN yang telah ditetapkan hanya saja aku selalu berharap bahwa para pengambil kebijakan juga bisa menilai bagaimana sebenarnya sekolah di negeri ini, apakah sudah layak untuk disama ratakan atau tidak.

Tapi terkadang orang berkata harusnya gurunya kreatif ketika menghadapi hal itu. Memang kata-kata itu mudah diucapkan tapi cobalah mereka yang berkata seperti itu, turun ke lapangan dan mengajarlah. Jangan mengajar di kota tapi di daerah yang terpencil, dimana gurunya harus pergi dengan perahu menyeberangi anak sungai atau melintasi beberapa bukit dengan berjalan kaki dan kemudian setelah sampai ternyata menemukan muridnya tidak ada karena sedang membantu orang tuanya bekerja. Apa yang anda lakukan dengan hal seperti atau hal kreatif apa yang bisa dilakukan? Katakan pada saya agar saya dapat pencerahan tentang itu!

Ini video sekolah tempatku mengajar.

Foto sengaja diambil dari belakang untuk alasan privasi “padahal muridnya malu :D”. Sedangkan tanda silang pada dinding depan itu untuk menahan sekolah dari keambrukan karena sekolahnya miring bekas diterjang angin puting beliung

Baca Tulisan Lainnya



The Author

shaleh

Seorang #Father #Teacher #Blogger #ContentWriter | Suka membaca | Bagian Guru Blogger Indonesia | Lulusan Universitas Negeri Lambung Mangkurat'08 & Universitas Negeri Surabaya'16. Lengkapnya hubungi saya disini

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

© 2014 Powered by rumahshaleh - sitemap