Rumitnya Kejujuran

Aku pulang demi sebuah ketenangan yang ingin aku dapat dari masalah yang aku hadapi. Masalah ini sebenarnya tidaklah rumit hanya saja ia menjadi rumit ketika masalah ini ternyata tidak bisa diselesaikan hanya dengan logika tapi juga menuntut perasaan. Memang masalah ini menyangkut hati yang terluka akibat kesalahan sendiri, penyelesaiannya tidak pernah mencapai kata maaf ketika orang yang melakukan kesalahan ini menggunakan logika A sedangkan orang yang merasa disakiti menggunakan perasaan A maka logika A dan Perasaan A ini tidak bisa satu.

Aku tidak tahu ternyata jadi guru untuk diri sendiri ternyata lebih rumit daripada menjadi guru untuk orang lain. Begitu sering aku mengatakan pada orang lain bahwa kejujuran adalah tonggak dari sebuah hubungan dan ternyata aku sendiri gagal untuk itu. Aku telah berusaha untuk lakukan itu dan ternyata kejujuran tidak hanya bisa diucapkan tapi ia juga butuh sebuah keberanian. Dan ketika keberanian itu datang maka ia harus siap dengan resiko yang akan didapatnya dan itulah yang sekarang aku dapatkan. Memang pahit tapi harus tetap ditelan.

Aku mengira telah mengambil sebuah jalan yang menurutku terbaik untuk diriku namun ternyata itu salah. Terbaik untukku ternyata buruk untuk orang lain. Masalah ini memang telah selesai hanya saja itu dari satu sisi namun dari sisi satunya tumbuh satu masalah yang kusebabkan karena ketidakjujuranku dan kesalahanku mengambil sebuah keputusan. Aku akan berusaha untuk selesaikan masalah itu namun aku tak yakin dengan keberanianku sekarang. Semoga saja ini akan segera berakhir.

Baca Tulisan Lainnya



The Author

shaleh

Seorang #Father #Teacher #Blogger #ContentWriter | Suka membaca | Bagian Guru Blogger Indonesia | Lulusan Universitas Negeri Lambung Mangkurat'08 & Universitas Negeri Surabaya'16. Lengkapnya hubungi saya disini

28 Comments

Add a Comment
  1. ya happy ending ato sad ending semuanya harus diselesaikan. tuh dah sama2 dewasa pula.

  2. Kalau di dalam iklan kejujuran itu kadang makan ati. Jika berbohong tetapi untuk kebaikan orang lain juga tidak ada salahnya, meskipun kadang justru diri sendiri yang menanggung resiko.

  3. cobalah untuk bicara padanya…karena mungkin dirinya menunggu penjelasan darimu..jangan pernah pergi dari masalah..coba untuk berani menyelesaikannya…

  4. cc yakin dirimu pasti bisa ngelewatin semuaaaa

    segala sesuatu yang menuntut perasaan memang ga bisa diselesaikan dengan mudah, tp tanpa keyakinanpun lebih ga bakal mgk selesai..

    so yakinkan dulu dirimu, bahwa kamu bisa nyelesain semua ini!!

    tetep semangat ya???

    btw mana ole2nya?? 😛

  5. “””Aku tidak tahu ternyata jadi guru untuk diri sendiri ternyata lebih rumit daripada menjadi guru untuk orang lain”””

    Betul! Makanya ada ungkapan ngomong itu mudah praktek yang sulit!

  6. waduh..bro..moga2 cepet kelar masalahnya ya..
    smangaat…

  7. cakep2 😀

    ekstrem DeJavu nih :((

Leave a Reply

© 2014 Powered by rumahshaleh - sitemap