Review Film The Amazing Spiderman

Film terbaru Spiderman yang bertitle The Amazing Spiderman telah diputar di bioskop tanah air dan tentunya banyak yang sudah mengantri untuk menonton. Nah, sebelum kalian menonton The Amazing Spiderman ini ada baiknya kalian membaca review tentang Spiderman terbaru ini yang saya kutip dari http://claude-c-kenni.blogspot.com.

 

 


Spider-Man
 tentu bukan hal yg asing di telinga temen2 semua. Sudah berkali2 filmnya dibuat versi layar lebar, salah satunya adalah trilogy yg disutradarai oleh Sam Raimi di tahun 2002, 2004, dan 2007. Film Amazing Spider-Man ini bukan lanjutan dari cerita film2 sebelumnya, melainkan sebuah versi reboot (remake) yg menceritakan kisah Spider-Man dari awal, dengan sudut pandang yg berbeda.

Peter Parker adalah anak Richard Parker, seorang ilmuwan ahli genetika. Akibat sebuah kecelakaan pesawat yg menewaskan kedua orang tuanya, Peter pun tinggal bersama Paman dan Bibi nya. Peter tumbuh menjadi seorang remaja yg pintar dan punya keahlian dalam bidang science dan fotografi. Di SMA nya meskipun ia bukan seorang cowo yg populer, tapi ia punya reputasi yg baik. Dan selayaknya anak SMA, Peter juga diam2 menyukai Gwen Stacy, seorang gadis cantik yg adalah teman sekelasnya di SMA.

Suatu hari pada saat sedang membereskan gudang, Peter menemukan tas milik ayahnya yg ternyata menyimpan banyak berkas2 hasil penelitiannya. Peter mempelajari berkas2 itu dan menemukan bahwa sebelum meninggal, ayahnya sedang meneliti mengenai sebuah ilmu rekayasa genetika. Rasa ingin tahu Peter membawanya bertemu dengan Dokter Curt Connor, mantan kolega ayahnya yg kini bekerja di Oscorp Corporation sebagai peneliti yg sedang mengembangkan rekayasa genetika.

Pada saat sedang menyusup ke dalam sebuah lab, tanpa sengaja Peter digigit oleh laba-laba hasil rekayasa genetika, dan hal itu membuatnya memiliki kemampuan super menyerupai laba-laba. Terkejut dengan perubahan yg menimpa dirinya, ia pun berkonsultasi dengan Dokter Connor. Walaupun Peter tidak menceritakan peristiwa yg menimpa dirinya, namun pertemuannya itu membuat Dokter Connor tertarik pada Peter dan ia mengajak Peter untuk bergabung di dalam proyeknya.

Kemampuan barunya membuat Peter juga perlahan berubah. Ia menjadi pusat perhatian di sekolahnya dan ia pun berhasil mengajak Gwen Stacy, cewe idamannya, untuk berkencan. Semuanya tampak baik2 saja hingga suatu malam, segalanya pun berubah…

 

 

 

Dari review singkat di atas, kita sudah bisa melihat bahwa film Amazing Spider-Man ini mencoba menampilkan sosok Peter Parker yg berbeda dari film2 sebelumnya.
1. Peter di sini ditampilkan sebagai seorang anak SMA, bukan mahasiswa. Ia juga bukan seorang kutubuku yg anti-social seperti yg ditampilkan pada film sebelumnya.
2. Peter di sini diceritakan sebagai anak dari seorang ilmuwan, dan ia mewarisi bakat ayahnya yaitu minat dan kecerdasan yg luar biasa dalam bidang science.
3. Objek cinta Peter di sini adalah Gwen Stacy (yg diperankan oleh si cantik Emma Stone), bukan Mary Jane.

 

 

 

4. Musuh utama Spider-Man di film ini adalah Lizard, bukan Norman Osborn (Green Goblin). Norman Osborn di sini diceritakan sedang sekarat dan Dokter Connor sedang bekerja membuat sebuah serum yg dapat menyembuhkan penyakitnya.
5. Spider-Man tidak mempunyai kemampuan menembakkan jaring. Jaring yg ditembakan Spider-Man di film ini adalah sebuah alat kreasi Peter yg ia kenakan di tangan.

 

 

 

Secara overall, menurut gua film hasil besutan sutradara Marc Webb ini berhasil menampilkan Spider-Man secara lebih menarik ketimbang film2 sebelumnya. Spider-Man ditampilkan dengan lebih manusiawi dan lebih banyak menggunakan kecerdasan otak dibandingkan kemampuan fisik semata. Karakter Peter Parker yg diperankan Andrew Garfield di film ini juga jauh lebih menarik daripada Peter Parker versi Tobey McGuire. Peter versi SMA ini jauh lebih lincah dan impulsif sebagai seorang Spider-Man dibanding Spider-Man terdahulu yg terlalu galau dan emosional.

 

 

 

Cerita yg ditampilkan dalam film Amazing Spider-Man ini juga sangat menarik di mana tidak hanya sekedar kebaikan versus kejahatan, tapi bahkan seorang penjahat seperti Lizard sekalipun sebenarnya mempunyai motif kuat tersendiri di balik aksi2nya. Selain menampilkan aksi Spider-Man memberantas kejahatan, film ini juga menitikberatkan perkembangan kepribadian Peter Parker sebelum dan sesudah menjadi Spider-Man serta hubungannya dengan keluarga dan orang2 di sekitarnya, termasuk ayah Gwen Stacy yg adalah seorang kapten polisi di New York yg menganggap Spider-Man sebagai sosok misterius yg berbahaya. Dengan versi humor yg pas, adegan demi adegan pun dibawakan dengan sangat menarik.

 

 

 

Visualisasi film ini juga sungguh menarik, meskipun terlihat beberapa adegan dipaksakan menjadi slow motion demi kepentingan 3D. Spider-Man tampil dengan kostum baru yg lebih fresh dan menurut gua jauh lebih keren dibandingkan kostum Spider-Man terdahulu. Adegan2 action yg ada juga digambarkan dengan sangat seru dan mencengangkan, terlihat jelas bahwa film ini adalah proyek ambisius berbudget besar, bukan hanya sekedar film superhero asal2an.

 

 

 

Dan last but not least, Gwen Stacy versi Emma Stone juga menjadi daya tarik tersendiri di film ini.

 

 

 

Akhir kata, menurut gua judul “Amazing Spider-Man” memang merupakan judul yg tepat untuk film yg AMAZING ini. Great story, stunning graphics, a lot of breathtaking actions! Very recommended!

Baca Tulisan Lainnya



The Author

shaleh

Seorang #Father #Teacher #Blogger #ContentWriter | Suka membaca | Bagian Guru Blogger Indonesia | Lulusan Universitas Negeri Lambung Mangkurat'08 & Universitas Negeri Surabaya'16. Lengkapnya hubungi saya disini

1 Comment

Add a Comment

Leave a Reply

© 2014 Powered by rumahshaleh - sitemap