Renungan di Hari Guru Nasional

Tulisan ini sebenarnya diambil dari status facebook namun kata-kata ini begitu dalam artinya bagi kita semua. Berikut status facebook itu :

Bagaimana ‘mencerna’ testimoni berikut: Dulu, pemerintah RI menerima kami sebagai guru tamatan SPG (setara) … setelah puluhan tahun mengajar dan menghasilkan generasi terpelajar Indonesia … dibuat aturan, guru harus sarjana, kompeten, bersertifikasi … dan sebagainya … Adilkah? … Oleh mantan murid kami? … (Dengan pilu seorang guru merintih, akan kami ikuti, tetapi jangan diancamlah)

Membaca status itu membuat jiwa saya bergetar, saya lulus, jadi sarjana serta jadi guru berkat para Ibu dan Bapak guru yang tak sarjana. Begitu besar pengabdian mereka namun begitu besar juga perjuangan mereka untuk ‘kembali’ diakui menjadi guru. Pengalaman lebih berharga daripada selembar kertas bertulis sertifikasi.

Terima kasih Ibu dan Bapak Guru, semoga pengabdian dan jerih payah kalian dibalas ganjaran pahala yang besar dan tak putus oleh Allah swt. Amin.

Baca Tulisan Lainnya



The Author

shaleh

Seorang #Father #Teacher #Blogger #ContentWriter | Suka membaca | Bagian Guru Blogger Indonesia | Lulusan Universitas Negeri Lambung Mangkurat'08 & Universitas Negeri Surabaya'16. Lengkapnya hubungi saya disini

1 Comment

Add a Comment
  1. selamat hari guru. ^_^ guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa!

Leave a Reply

© 2014 Powered by rumahshaleh - sitemap