Rumah Shaleh

Berbagi Untuk Negeri

Ponari, Dukun Cilik Dari Jombang



Jombang sebuah kota di Jawa Timur kembali menghebohkan Indonesia setelah pada tahun kemarin heboh dengan Sang Jagal Ryan kini Jombang punya artis baru yaitu Ponari.

Ponari yang dipercaya bisa menyembuhkan berbagai penyakit hanya dengan batu yang dimilikinya telah menyedot pelanggan hingga ribuan orang bahkan kabarnya dia mendapat penghasilan dari praktiknya tersebut sebesar 60 juta rupiah/hari.

Namun aku sedikit kuatir dengan praktik tersebut karena takut orang yang datang berobat itu tiba-tiba saja akan berkata  atau berpikiran “GARA-GARA PONARI ATAU GARA-GARA BATUNYA AKU BISA SEMBUH” sesuatu yang menurutku akan menyimpang dari akidah islam sendiri karena kita tahu bahwa kesembuhan yang kita dapat semua berasal dari Allah swt sedangkan manusia hanya sebagai perantara yang hanya bisa berusaha tapi tidak bisa menentukan sembuh tidaknya orang.

Kalau kata-kata itu atau pikiran itu terjadi maka praktik-praktik itu bagiku sama bahayanya bahkan mungkin lebih berbahaya dari aliran sesat yang selama ini ada di Indonesia. Karena kalau aliran sesat jelas ia punya fakta yang tersurat tapi praktik tersebut menyimpan hal-hal tersirat yang pada akhirnya hanya bisa dikatakan semuanya tergantung diri pribadi. Semoga orang yang datang berobat itu tidak pernah berkata atau berpikir seperti itu karena dia akan jadi orang yang rugi untuk urusan akhirat karena termasuk dalam kategori musyrik.

Selain itu sulit untuk membuktikan secara medis walaupun segala sesuatunya mungkin saja bisa terjadi kalau Allah berkehendak tapi secara logika-logikaan sulit mencari hubungan antara batu yang dimiliki ponari dengan kesembuhan yang di dapat pasien. Namun para dokter sering berkata kesembuhan seperti itu biasanya karena sugesti yang kuat yang dimiliki oleh pasien hingga berakibat kesembuhan itu bisa menjadi cepat.

Selain itu kehebohan pengobatan yang dilakukan oleh Ponari juga sebagai cermin kegagalan pemerintah dalam memberikan pelayanan kesehatan murah bagi rakyatnya hingga berujung mudahnya masyarakat percaya akan sebuah pengobatan yang irasional dan berbau magic.

Baca Tulisan Lainnya



The Author

shaleh

Seorang #Father #Teacher #Blogger #ContentWriter | Suka membaca | Bagian Guru Blogger Indonesia | Lulusan Universitas Negeri Lambung Mangkurat'08 & Universitas Negeri Surabaya'16. Lengkapnya hubungi saya disini

9 Comments

Add a Comment
  1. kalo meminta sesuatu tidak yang sama seharusnya itu namanya syirik

  2. Astagfirulloh Al Azim,tak henti-hentinya keanehan dunia muncul,Hati-hatilah buat muslim jangan mudah tergiur,dajjal akan terus beraksi untuk melumpuhkan kekuatan Iman.

  3. kenapa anda dengan lancang mengatakan bahwa kasus ponari adalah sebagai salah satu bukti kegagalan pemerintah dalam bidang kesehatan?

    coba anda perhatikan dan amati tingkah laku orang indonesia terhadap segala sesuatu yang berbau klenik?mereka lebih percaya dibanding rasionalitas….semua hal yang muncul kepermukaan dengan berbau magis pasti orang indonesia akan bereaksi cepat…jadi jangan segala sesuatunya dikatakan "kegagalan pemerintah"jangan selalu mengkambing hitamkan pemerintah tapi tanya diri sendiri apakah hidup kamu sudah berhasil?sudah sukses?sehingga dengan seenaknya berkata PEMERINTAH GAGAL!!!!?

  4. saya tidak mau mendikotomikan medis atau non medis. Keduanya baik dan berhasil untuk beberapa hal, gagal dan fatal untuk hal – hal lain. saya pun pernah melihat dokter menggunakan pendekatan non medis. akhirnya saya cuma berharap medis dan non medis bersatu. penyembuh yang baik adalah penyembuh yang bisa menyembuhkan dan menyerahkan hasil kerjanya kepada Tuhan. Bukan yang bekerja untuk materi seperti yang diajarkan bangsa barat selama ini.

  5. Baiknya kita jangan tuduh sana tuduh sini sembarangan, menuduh "dukun"lah , menyebut masyarakat yg datang itu syiriklah, menuduh masyarakat indonesia masih lebih percaya kleniklah, ga modernlah, dan lah lah sebagainya. Mari kita tengok permasahalaannya.

    Ponari adalah anak kecil yg masih SD, ingat masih SD. Janganlah menuduh dia menipu masyarakat. Anak desa yang istilahnya Tukul katrok itu, apa ya mungkin memiliki niat untuk menipu ribuan orang itu ???

    Coba Mas/Mbak/Bapak/Ibu pikir, Jangankan menipu, orang desa seperti Ponari itu istilah Mall,Hypermaret,Lift, dsb yg barbau kota saja kagak ngerti… PONARI dapat batu itupun juga bukan rekayasa dia. Dan profesi dukun yang terlanjur anda lekatkan pada Ponari, saya yakin Ponari juga tidak mengerti istilah Dukun, apalagi konteks agama mengenai Syirik sangat mengemuka dan gampang diucapkan disini, menyalahkan orang-orang yg datang ke PONARI bahwa itu syirik. Mereka tidak usah digurui apa itu musyrik ? Orang-orang itu hanya percaya bahwa yang menyembuhkan itu Tuhan. Terus apa salahnya kalau Tuhan memberikan hak kepada Ponari untuk bisa menolong masyarakat miskin yg sakit ?? Daripada dokter yang dengan soknya merasa bisa memiliki ilmu dari Fakultas Kedokteran yang ditempuhnya dengan biaya mahal.

    Hmmm, mari kita lihat kondisi sekarang ini.

    Coba anda jawab berapa rupiah sekali periksa ke Dokter ? itu kalau yg sakit umum. Kalau ada yg sakit yg memerlukan pemeriksaan dokter Spesialis ? apalagi kalau obat habis ya harus periksa lagi beli lagi. Sedangkan dokter sekarang pasang tarif . Ada yang gratispun tidak seterusnya. Adakah dokter (umum/spesial) buka praktek gratis selama hidupnya ? adakah dokter yang tidak pasang tarif ?

    Orang2 desa itu bisa makan 3 kali sehari saja sudah sangat bahagia. Dibandingkan dengan anda yang bisa posting sambil nyamil kue,spageti,burger sangat jauh kondisinya Bung. Belum lagi obat-obat yang mereka butuhkan jelas sangat mahal. Program jamkesmas yang pemerintah dengung-dengungkan bisa menolong lapisan masyarakat bawah, ahh..itu omong kosong. Tidak semua masyarakat tidak mampu terjangkau dan kemampuan pemerintah juga terbatas. Belum lagi kalau mendengar dan melihat ada berita kalau pasien jamkesmas kalau berobat rawat inap di rumah sakit itu di anak tirikan. Bahkan diborgol kalau nggak bisa bayar. Kalau MUI hanya bisa membuat FATWA , sekarang bisa tidak membuat masyarakat ini terentas dari kemiskinan ?? Bisa tidak membuat para pemimpin-pemimpin itu tidak korup lagi ?

    Wong cilik tetep saja sengsara , mau sembuh dituduh syirik, mau sembuh harus pakai ijin dulu ke RT-RW-Kelurahan-Kecamatan, mau masak harus ganti LPG dulu, mau sekolah yg katanya gratis belum juga ada yg nyata boro-boro mau ngelanjutkan Kuliah Gratis ?? Kalaupun ada hanya orang miskin yang pinter. Padahal jumlah orang miskin yg genius itu tidak banyak, buat beasiswa yg bisa memintarkan orang miskin yang tidak pintar dong.

    Dari rentetan permasalahan itulah mari kita sikapi dengan arif dan bijak. Ada apa dibalik hebohnya masyarakat berbondong-bondong datang ke Ponari ? Jangan hanya dilihat batu yg diberitakan bisa menyembuhkan penyakit itu saja. Orang miskin juga butuh sehat butuh sembuh. Kenapa anda tidak berkomentar orang berbondong bondong menyambut VALENTINO ROSI. Wah kalau kita baca dikoran, ditulis baik-baik semua , sampai ada fotonya Valentino Rosi didampingi PUTRI INDONESIA . Maukah Putri Indonesia mendampingi orang-orang miskin sakit yang antri berhari hari di PONARI ??

  6. Allahuakbar segala alam dan seisinya milik Allah SWT semata, semua penyakit bersumber dari Allah SWT, hanya DIA-lah yang dapat menyembuhkannya, bukan orang, bukan dukun, bukan paranormal, mereka hanya sebagai perantara saja, Allahuakbar…..

  7. Semoga lekas kembali bisa bermanfaat buat yang lain.

    Sapa se yang mau memanfaatkan anak kecil? karena kami miskin dan bodoh atau kami ngerti tapi miskin pol

    Saya mempunyai pendapat yang lain. Jaman ini sudah sedemikian mencekoki manusia dengan logika yang berdalih agama sesuai dengan logika. Ingat.. logika itu makanan otak, makanan hati diantaranya adalah mukjizat. Ingin rasanya keajaiban dari Ponari itu mengingatkan kita semua bahwa selain logika, ada hal lain yang tidak bisa dilogika, dan hanya hati yang bening yang dapat melihat kebenaran itu.

    Ponari

  8. Dah sampe jamannya yang serba aneh pa, bu,mas, om, mbak, dik. manusia dah banyak membuat kerusakan di bumi, ganggu habitat jin, banyak jin yang marah ama manusia (kesurupan massal disekolahan-sekolahan). Alam marah kasih banjir, tanah longsor, gempa, lumpur lapindo, ozon berlubang, Es dikutub mencair, angin ribut terus-terusan. SADARLAHHHHHHHHHHHHHHHHHH…………………………..

  9. As a Newbie, I am always searching online for articles that can help me. Thank you!

Leave a Reply

© 2014 Powered by rumahshaleh - sitemap