Plowing And Appreciation

Entah kenapa aku ingin menulis ini, mungkin terinspirasi dari banyaknya orang yang mencari VCD dan DVD bajakan. Tidak perlu jauh-jauh bagaimana film barat itu dibajak (seperti sawah aja…, hehehe). Film Indonesia yang sekarang lagi laris manis yaitu Ayat-Ayat Cinta (AAC) saja sudah begitu banyak versi bajakannya mulai dari versi internet sampai versi VCDnya yang bahkan dijual dengan harga mulai dari Rp.10.000,- sampai Rp. 15.000,- berisi 3 keping VCD.

Terkadang saya bingung kenapa bajakan AAC itu bisa keluar padahal film itu belum diluncurkan di bioskop. Terlepas dari apapun yang telah terjadi soal pembajakan AAC tersebut, saya merasa bangga dengan film itu (walaupun belum nonton karena sering kehabisan tiket jadi hanya dengar cerita dari yang sudah nonton…, kasian dech aku). Karena begitu inginnya menonton film itu mereka rela menonton bajakan (walaupun pada akhirnya terkadang mengomel karena ceritanya tidak sama dengan yang ada di novelnya). Itu menandakan mereka suka akan film Indonesia walaupun cara mereka dengan menonton film bajakan sama saja dengan tidak menghargai jerih payah orang yang membuatnya.

Bajakan kenapa bisa laris manis seperti kacang goreng (kacang goreng emang manis ya…?), itu mungkin karena harga yang murah hanya dengan modal uang Rp. 2500,- sampai Rp. 5000,- kita sudah bisa menonton film yang terkadang sama kualitasnya dengan yang aslinya (mungkin VCD atau DVD aslinya yang dibajak).

Pernah terpikir dalam lintasan otak saya kenapa para pembuat film itu tidak bekerja sama saja dengan para pembajak film, jadi mungkin harga VCD atau DVDnya bisa lebih murah hingga akhirnya terjangkau bagi kalangan bawah. Hingga akhirnya kedua kubu yang saling berseberangan itu bisa saling berbagi dan menghargai.

Terlepas dari pemikiran saya tadi, saya tetap berharap bahwa kita sebagai anak bangsa bisa lebih menghargai karya dalam negeri (walaupun saya sendiri tidak terlalu suka dengan film Indonesia terutama Horornya karena menurut saya itu terlalu berlebihan) dan yang paling penting DON’T BUY AND WATCH PLOWING. Hargailah karya orang lain jika kita ingin karya kita dihargai orang lain.

Baca Tulisan Lainnya



The Author

shaleh

Seorang #Father #Teacher #Blogger #ContentWriter | Suka membaca | Bagian Guru Blogger Indonesia | Lulusan Universitas Negeri Lambung Mangkurat'08 & Universitas Negeri Surabaya'16. Lengkapnya hubungi saya disini

Leave a Reply

© 2014 Powered by rumahshaleh - sitemap