Penggunaan Imbuhan ber-

sumber : kompas.com

shaleholic.com – Hari minggu ini sebelum meliburkan diri, saya mencoba untuk memposting tentang kebahasaan dulu, maklum masa guru bahasa jarang posting hal yang berbau bahasa. Memang dalam satu tahun terakhir ini saya mencoba untuk kembali merubah kiblat blog pribadi ini yang dulunya abal-abal tidak jelas kini mulai lebih dikonsep. Namun tetap dengan prinsip ngeblog untuk dapat uang tapi prinsip itu tentu saja hal ini tidak akan dipaksakan berlebihan di blog pribadi ini namun saya lebih memaksakannya di blog lainnya. Blog pribadi ini lebih natural saja, kalau dapat rejeki Alhamdulillah, kalau tidak juga tak masalah.

Baiklah, daripada panjang lebar karena saya mau bikin nasi goreng dulu. Berikut tentang cara Penggunaan Imbuhan ber- :

Perhatikan kalimat-kalimat berikut!

  1. Dia bertekad untuk menyelesaikan sekolah.
  2. Ocha dan Oche sudah bersahabat dari kecil.
  3. Kami pertama kali bertemu di Kota Solo.
  4. Setiap orang yang bersalah harus dihukum.
  5. Hanya dengan berpasrah kepada Tuhan hidup kita damai.

A. Kata Dasar Bentuk ber-

1. Menurut jenis katanya, dapat berupa sebagai berikut.

  1. Kata benda, misalnya, telur → bertelur; anak → beranak; sahabat → bersahabat
  2. Kata kerja, misalnya, kerja → bekerja; ganti → berganti; lari → berlari.
  3. Kata keadaan, misalnya, sama → bersama; pasrah → berpasrah; sedih → bersedih.
  4. Kata keterangan, misalnya, hati-hati → berhati-hati; ramai-ramai → beramai-ramai.
  5. Kata bilangan, misalnya, dua → berdua; lima → berlima.
  6. Kata ganti, misalnya, aku → beraku; engkau → berengkau

2. Menurut bentuknya, dapat berupa sebagai berikut.

  1. Kata asal, misalnya, satu → bersatu; bahagia → berbahagia
  2. Kata bersambung, misalnya, kesusahan → berkesusahan; kenalan → berkenalan.
  3. Kata majemuk, misalnya, kembang biak → berkembang biak; temu pandang → bertemu pandang
  4. Kata ulang, misalnya, sama-sama → bersama-sama; hati-hati → berhati-hati
  5. Kelompok kata, misalnya, tanam anggrek putih → bertanam anggrek putih; kebun kopi → berkebun kopi.

B. Arti Bentuk ber-

1. Jika kata dasarnya berupa kata kerja

  1. Dalam keadaan sedang melakukan pekerjaan, contohnya: berkumpul = dalam keadaan kumpul; berbicara = dalam keadaan bicara.
  2. Dalam keadaan dikenai pekerjaan, contohnya: dibawanya kain berlipat; gayung bersambut.
  3. Menyatakan perbuatan berbalik kepada pelaku, contohnya: berlari = melarikan diri; bercukur= mencukur diri; berhias= menghias diri.
  4. Menyatakan perbuatan berbalasan, contohnya: bertinju= saling tinju; berikrar= saling mengucap ikrar.

2. Jika kata dasarnya kata keadaan

  1. Dalam keadaan, misalnya, bersuka cita = dalam keadaan sukacita; bermalas = dalam keadaan malas.
  2. Berusaha agar dalam keadaan, misalnya, bersiap = berusaha agar dalam keadaan siap.
  3. Menjadi, misalnya, bertambah = menjadi tambah; berbaik hati = menjadi baik hati.

3. Jika kata dasarnya kata benda

  1. Mempunyai, contoh: bermimpi = mempunyai mimpi; berkesempatan = mempunyai kesempatan.
  2. Mengusahakan, contoh: bersawah = mengusahakan sawah; berkebun = mengusahakan kebun.
  3. Memakai (mengenakan, mempergunakan, mengendarai, atau naik), contoh: berpakaian = mengenakan pakaian; bermotor = mengendarai motor.
  4. Mencari atau mengumpulkan, contoh: berkayu = mengumpulkan kayu.
  5. Menyebut atau memanggil, contoh: saya berteman saja dengan dia= memanggil teman.
  6. Bekerja sebagai atau berlaku seperti, contoh: berkuli = bekerja sebagai kuli.
sumber : BSE Aktif Berbahasa Indonesia Karya Dewi Indrawati & Didik Durianto Untuk SMP/MTs Kelas VII, Hal 32

Baca Tulisan Lainnya



The Author

shaleh

Seorang #Father #Teacher #Blogger #ContentWriter | Suka membaca | Bagian Guru Blogger Indonesia | Lulusan Universitas Negeri Lambung Mangkurat'08 & Universitas Negeri Surabaya'16. Lengkapnya hubungi saya disini

Leave a Reply

© 2014 Powered by rumahshaleh - sitemap