Rumah Shaleh

Berbagi Untuk Negeri

Pembentukan Kata (Pengimbuhan meng-)

1) Fonem k, t, s, p yang mengawali bentuk dasar akan luluh sehingga yang terjadi adalah urutan bentuk meng-, men-, meny-, mem- dalam kata pembentukannya, bukan mengk-, ment-, memp-, mens-, seperti berikut ini :

  • meng + komunikasikan > mengomunikasikan bukan mengkomunikasikan
  • meng + kiaskan > mengiaskan bukan mengkiaskan
  • meng + pengaruhi > memengaruhi bukan mempengaruhi
  • meng + pelopori > memelopori bukan mempelopori
  • meng + perkosa > memerkosa bukan memperkosa
  • meng + terjemahkan > menerjemahkan bukan menterjemahkan
  • meng + taati > menaati bukan mentaati
  • meng + tafsirkan > menafsirkan bukan mentafsirkan
  • meng + sukseskan > menyukseskan bukan mensukseskan
  • meng + sejahterakan > menyejahterakan bukan mensejahterakan
  • meng + survai > menyurvai bukan mensurvai

2) Fonem c dan sy yang mengawali bentuk dasar tidak luluh; yang muncul dalam kata bentukannya semestinya menyc-, menysy-, tetapi dalam bahasa tulis hal itu cukup dituliskan menc-, mensy, bukan meny- seperti berikut.

  • men + contek > mencontek bukan menyontek
  • men + contoh > mencontoh bukan menyontoh
  • men + cintai > mencintai bukan menyintai
  • meng + syiarkan > mensyiarkan bukan menyiarkan
  • meng + syariatkan > mensyariatkan bukan menyariatkan

3) Fonem k, t, s, p yang mengawali suatu kata bentuk dasar tidak diluluhkan dengan awalan meng- apabila fonem tersebut merupakan awalan atau bagian dari kluster (konsonan rangkap)

  • meng + klimaks > mengklimaks bukan menglimaks
  • meng + kristal > mengkristal bukan mengristal
  • meng + praktikkan > mempraktikkan bukan memtraktikkan
  • meng + program > memprogram bukan memrogram
  • meng + traktir > mentraktir bukan menraktir
  • meng + transfer > mentrasnfer bukan menransfer
  • meng + terpelajarkan > menterpelajarkan bukan menerpelajarkan
  • meng + pergunakan > mempergunakan bukan memergunakan

4) Kata dasar ekasuku (bersuku tunggal) tidak diluluhkan dengan awalan meng- atau langsung mengikutinya, tetapi dilekatkan dengan awalan menge-.

  • meng + bom > mengebom bukan membom
  • meng + cat > mengecat bukan mencat
  • meng + cek > mengecek bukan mencek
  • meng + las > mengelas bukan melas
  • meng + rem > mengerem bukan merem



The Author

shaleh

Seorang #Father #Teacher #Blogger #ContentWriter | Suka membaca | Bagian Guru Blogger Indonesia | Lulusan Universitas Negeri Lambung Mangkurat'08 & Universitas Negeri Surabaya'16. Lengkapnya hubungi saya disini

Leave a Reply

© 2014 Powered by rumahshaleh - sitemap