Pedoman Beasiswa S1 dan S2 Guru SMA dan SMK Tahun 2016

Selamat pagi rekan pendidik semua. Mungkin bapak/ibu guru masih ingat tentang informasi beasiswa s2 khusus guru sma dan smk yang pernah saya bagikan. Kali saya mendapatkan info atau malah bisa dibilang kabar gembira, ternyata beasiswa itu bukan hanya untuk guru yang ingin melanjutkan ke jenjang S2 saja namun juga bagi guru SMA dan SMK yang sedang studi S1 maupun S2.

Rincian jenis bantuan dan sasaran sebagai berikut.

  1. Bantuan dana pendidikan S-1, sasaran 2.364 guru
  2. Bantuan dana pendidikan S-2, sasaran 250 guru
  3. Beasiswa pendidikan S-2, sasaran 638 guru

Sasaran dan Jumlah Bantuan:

  1. Bantuan dana pendidikan S-1
    • Bantuan dana pendidikan diberikan kepada 2.364 guru yang sedang menyelesaikan kuliah S-1
    • Jumlah dana yang diberikan sebesar Rp 5.000.000,00/tahun
  2. Bantuan dana pendidikan S-2
    • Bantuan dana pendidikan diberikan kepada 250 guru yang sedang menyelesaikan kuliah S-2
    • Jumlah dana yang diberikan sebesar Rp 10.000.000,00/tahun
  3. Beasiswa pendidikan S-2
    • Beasiswa pendidikan S-2 diberikan kepada 638 guru yang berminat mengikuti program S-2
    • Jumlah dana beasiswa yang diberikan sebesar Rp 60.000.000,00, untuk perkuliahan selama 2 tahun (terdiri atas biaya pendidikan dan biaya hidup)

Kriteria Penerima Bantuan Beasiswa S-1 dan S-2

  1. Bantuan Dana Pendidikan S-1
    • Guru berstatus PNS dan Guru Tetap Yayasan (GTY) yang masih aktif mengajar di SMA/SMK Negeri dan Swasta
    • Memiliki NUPTK
    • Guru yang sedang menempuh pendidikan S-1 pada perGuruan tinggi yang terakreditasi pada semua program studi kependidikan atau sesuai mata pelajaran yang diampu. Catatan: pemberian dana diprioritaskan kepada Guru yang saat ini sedang menempuh  pendidikan S-1 dan sedang melaksanakan penyelesaian tugas akhir (skripsi), dibuktikan dengan persetujuan judul skripsi yang ditandatangani oleh pembimbing.
    • Belum dan/atau tidak sedang menerima bantuan pendidikan dari lembaga/pihak lain.
    • Diusulkan oleh Dinas Pendidikan UPTD/Kabupaten/Kota setempat.
    • Belum pemah menerima bantuan dana pendidikan yang sama pada tahun sebelumnya
  2. Bantuan Dana Pendidikan S-2
    • Guru berstatus PNS dan Guru Tetap Yayasan (GTY) yang masih aktif mengajar di SMA/SMK Negeri dan Swasta
    • Memiliki NUPTK
    • Guru yang sedang menempuh pendidikan S-2 pada perguruan tinggi yang terakreditasi pada semua program studi kependidikan atau sesuai mata pelajaran yang diampu. Catatan: pemberian dana diprioritaskan kepada Guru yang saat ini sedang menempuh pendidikan S-2 dan sedang melaksanakan penyelesaian tugas akhir yaitu tesis, dibuktikan dengan persetujuan judul tesis yang ditandatangani oleh pembimbing, dan belum pemah menerima bantuan dana pendidikan yang sama pada tahun sebelumnya.
    • Belum dan/atau tidak sedang menerima bantuan pendidikan dari lembaga/pihak lain.
    • Diusulkan oleh Dinas Pendidikan UPTD/Kabupaten/Kota setempat.
  3. Beasiswa Pendidikan S-2
    • Guru berstatus PNS dan Guru Tetap Yayasan (GTY) yang masih aktif mengajar di SMA/SMK Negeri dan Swasta.
    • Memiliki NUPTK.
    • Berusia maksimum 40 tahun pada tanggal 1 September 2016 yang dibuktikan dengan fotokopi KTP yang dilegalisasi oleh pejabat berwenang, khusus untuk daerah terpencil, tertinggal, dan terluar berusia maksimum 42 tahun.
    • Memiliki kualifikasi akademik S-1 dari program studi yang terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dengan IPK minimal 2,75, dan linier dengan program studi S-2 yang akan ditempuh.
    • Program studi yang dibuka untuk beasiswa S-2 ini adalah: Pendidikan Matematika, Pendidikan Kimia, Pendidikan Fisika, Pendidikan Biologi, Pendidikan Geografi, Pendidikan Ekonomi, Pendidikan Bahasa Indonesia, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), Pendidikan Sejarah
    • Memiliki pengalaman mengajar minimal 2 (dua) tahun yang dibuktikan dengan fotokopi SK pengangkatan pertama (ditambah dengan SK Daerah khusus untuk guru yang bertugas di daerah khusus) yang dilegalisasi oleh pejabat berwenang.
    • Memperoleh izin dari pejabat yang berwenang untuk mengikuti program peningkatan kualifikasi jenjang strata dua (S-2), dibuktikan dengan Surat Tugas Belajar dari BKD bagi PNS dan dari Ketua Yayasan bagi guru non PNS
    • Memiliki prestasi akademik yang terkait dengan tugas keguruan/kependidikan (akan lebih diutamakan), dibuktikan dengan sertifikat atau surat keterangan yang relevan.
    • Tidak sedang menempuh studi atau sudah lulus jenjang strata dua (S-2) atau strata tiga (S-3).

Pedoman beasiswa dikmen s1 dan s2 2016.pdf by Isnaini Shaleh

Atau anda bisa mengunduhnya melalui link ini: Juknis Beasiswa S-1 dan S-2 Guru SMA/SMK Tahun 2016 

Baca Tulisan Lainnya



The Author

shaleh

Seorang #Father #Teacher #Blogger #ContentWriter | Suka membaca | Bagian Guru Blogger Indonesia | Lulusan Universitas Negeri Lambung Mangkurat'08 & Universitas Negeri Surabaya'16. Lengkapnya hubungi saya disini

Leave a Reply

© 2014 Powered by rumahshaleh - sitemap