Paragraf Pertama

Huuhh, aku hanya bisa meniupkan angin dari mulut ini ketika semua hal yang ingin kutulis, semua opiniku, semua curhatku hanya bisa sepanjang satu paragraf. Ada banyak hal yang ingin kuketik di keyboard ini namun entah kenapa ketika sudah di depan komputer dan mulai mengetik entah apa yang terjadi, semua hal-hal yang berkecamuk dalam otak tiba-tiba saja buntu dalam satu paragraf. Semua menjadi terasa hilang tanpa jejak, yang tak tahu kemana ia pergi.

Sakit hati, itulah hal pertama yang kurasakan ketika apa yang ingin kutuliskan tidak bisa dengan baik aku selesaikan selain itu juga otak ini jadi berat karena terlalu banyak hal di dalamnya namun tak bisa tertuang dengan sempurna.

Begitu membuka dashboard blog ini, berhamburanlah bermacam-macam tulisan yang hanya tertahan di draft tanpa pernah tersentuh lagi dan tak bisa di Custom essays. Ingin sekali meneruskan semua tulisan itu tapi entah kenapa ketika dibuka, lagi-lagi terhenti tanpa sedikitpun jari ini mengetikan satu huruf untuk menulis di paragraf dua.

Dan sepertinya tulisan inipun tak bisa aku akhiri dengan baik karena tiba-tiba yang tadi ingin dituliskan mendadak hilang.

Tulisan ini hilang tanpa jejak

Tersapu oleh larutan kopi

Memisah antara ampas dan gula

Menyebar disela pahit dan manis

Baca Tulisan Lainnya



The Author

shaleh

Seorang #Father #Teacher #Blogger #ContentWriter | Suka membaca | Bagian Guru Blogger Indonesia | Lulusan Universitas Negeri Lambung Mangkurat'08 & Universitas Negeri Surabaya'16. Lengkapnya hubungi saya disini

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

© 2014 Powered by rumahshaleh - sitemap