NIKAH KOK REPOT…?

Kemarin aku pergi ke rumah teman mau mengerjakan tugas (biasa…anak Kuliah). Ketika dalam perjalanan, aku kehujanan tapi untungnya udah dekat jadi ga basah kuyup. Sambil ngerjain tugas, tiba mataku tertuju pada sebuah majalah (maaf,..ga bisa disebutkan karena majalahnya ga punya sampul).
Setelah bolak-balik itu halaman, tiba-tiba aku tertarik pada sebuah tulisan yang judulnya Tradisi Aneh Dalam Pernikahan. Setelah ku baca, akhirnya aku tertarik untuk menulisnya tapi tidak semuanya (yang tertarik aja). Dan inilah hasil tulisanKu, Silakan baca..:

Di Tibet

Diantara tradisi paling buruk di negeri tibet adalah apabila sejumlah saudara laki-laki hidup dalam satu rumah, maka saudara terbesar memilih seorang wanita untuk menikahnya. Dengan demikian wanita itu menjadi milik bersama antara dia dan saudara laki-lakinya yang lain. Sehingga mereka dapat menggaulinya secara bergantian.

Negeri tibet memang kaya dengan ritual aneh dalam pernikahan dan peminangan. Untuk memilih calon istri, sebagian keluarga wanita meletakkan si wanita di atas pohon. Dan mereka semuanya berjaga-jaga dibawah pohon dengan bersenjatakan tongkat. Apabila salah seorang pemuda ingin mempersuntingnya, maka ia harus berusaha untuk bisa mencapai pohon itu, sementara keluarga wanita menghalangi dan memukulinya dengan dengan tongkat.

Apabila pemuda itu dapat memanjat pohon dan memegang kedua tangan wanita itu, maka ia harus mampu membawa dan melarikannya. Sedangkan keluarga wanita terus memukulinya hingga ia dapat meninggalkan tempat itu. Dengan demikian pemuda itu berhasil mendapatkannya dan meraih kepercayaan dari keluarga wanita.

Di China

Diantara tradisi aneh dalam pernikahan dikalangan masyarakat china di sebagian wilayah, akad nikah dilaksanakan tanpa kedua mempelai saling melihat. Apabila akad nikah telah terlaksana maka keluarga pengantin wanita meriasnya, lalu meletakkannya dalam satu peti yang tertutup pintunya kemudian mereka membawanya keluar kampung yang diiringi oleh sebagian keluarganya yang akan menemui suaminya disana. Setelah bertemu mereka memberikan kunci kepada suami, kemudian ia membuka peti dan hatinya terpikat, maka ia membawanya kerumahnya, dan apabila ia tidak terpikat maka ia mengembalikannya kepada keluarganya.

Di India

Di punjab, sekelompok laki-laki melakukan kesepakatan untuk menikahi seorang wanita dan mereka menentukan pembagian hari dan malam dalam menggauli wanita tersebut. Terkadang jumlah suami mencapai enam orang atau lebih.
Apabila ia hamil, maka anak pertama untuk suami yang paling tua usianya. Dan anak yang kedua untuk suami yang dibawahnya dan seterusnya.
Di kabilah (suku) Arbah, India, seorang istri yang tidak melahirkan anak laki-laki untuk suaminya, maka suami menyuruhnya untuk melakukan perzinahan yang dilaksanakan atas kerelaan berdua. Adapun kabilah Yasratiyah, maka mereka memperbolehkan zina hanya untuk para tamu saja. Sementara itu kabilah Tuda di bagian selatan India, mereka memiliki ritual yang aneh pada saat perhelatan pernikahan, yaitu mempelai wanita harus merangkak berjalan di atas kedua tangan dan lututnya hingga mencapai mempelai pria. Jalan merangkak ini tidak berhenti kecuali ketika mempelai pria memberkahinya dengan cara meletakkan tumitnya di atas kepala mempelai wanitanya.

Di Kota Bunda Yurgas bagian selatan India, pengantin putri menguji suaminya dengan ujian yang sangat keras dan sulit, yaitu ia menyertai suaminya ke hutan dan menyalakan api. Kemudian menyetrika punggung suami tanpa pakaian. Apabila ia mengeluh atau memperlihatkan kesakitan maka ia menolaknya dan tidak menerimanya sebagai suami. Disamping itu, iapun akan memperoloknya dihadapan gadis-gadis kabilah (suku). Namun apabila ia bertahan, maka wanita itu menilainya sebagai kekasih yang utama dan Arjuna yang layak untuk dicintai. Oleh karena itulah maka bagian selatan India disebut dengan sumber keanehan.

(Hooo…lelah juga menulisnya),..aneh juga itu ritual pernikahan, semoga tidak ada di Indonesia.

Baca Tulisan Lainnya



The Author

shaleh

Seorang #Father #Teacher #Blogger #ContentWriter | Suka membaca | Bagian Guru Blogger Indonesia | Lulusan Universitas Negeri Lambung Mangkurat'08 & Universitas Negeri Surabaya'16. Lengkapnya hubungi saya disini

3 Comments

Add a Comment
  1. nikah kalo gak pake repot, ntar nikahnya sering kali. yang pake repot aja pengen ngulang lagi he..he. Mudah2an ente gak takut repot jd gak takut nikah. OKey

  2. ih ribet bgt yah…brarti jgn kawin sama orang india, china & tibet…:P

    untung saya dah nikah…jd santei2 ajah

  3. Nikah dibikin repot biar orang ga nikah banyak kali.
    orang dibikin repot aja banyak yang nikah lebih dari sekali 😀

Leave a Reply

© 2014 Powered by rumahshaleh - sitemap