Mengatur Keuangan Keluarga Melalui Investasi

Banyak pakar keuangan mengatakan dalam cara mengatur keuangan keluarga, tidak cukup hanya menabung. Karena ketika menabung uang bukan malah bertambah tapi ada kemungkinan semakin berkurang. Ketika menyimpan di bank, pasti ada biaya administrasi yang akan dikenakan bukan? Belum lagi ketika anda sedang jalan-jalan ke mall misalnya, pasti sedikit banyak ada kemungkinan anda akan mengurangi jumlah tabungan.

mengatur-keuangan-keluarga

Sebenarnya kemungkinan seperti ini bisa saja diantisipasi dengan memisahkan rekening tabungan. Mana yang untuk dana darurat mana yang bukan. Tapi kemungkinan terpotong biaya masih tetap ada. Akhirnya banyak pakar yang menyarankan dalam mengelola keuangan keluarga, lebih baik berinvestasi. Karena dengan investasi akan menambah pundi-pundi rupiah anda. Namun, tidak serta merta anda bisa memilih semua investasi yang ditawarkan. Berikut ini beberapa hal yang bisa anda jadikan pertimbangan:

  1. Jika anda berinvestasi di sektor riil, seperti jual beli barang maka rata-rata tingkat imbal yang anda dapatkan kurang lebih 30%. Jika anda yang menjanjikan lebih besar dari itu, anda perlu waspada.
  2. Adapun untuk sektor non riil seperti valas, saham dan lainnya tentu tingkat imbal akan lebih kecil.

Berkaitan dengan modal awal investasi, anda juga tidak boleh memaksakan diri. Gunakan antara 10 sampai 25% dari total penghasilan yang anda miliki. Jika butuh dana lumayan besar, kumpulkan saja dulu dari 10% penghasilan yang anda sisihkan ini. dengan investasi, maka mengatur keuangan keluarga akan semakin mudah karena secara tidak langsung anda sudah menyiapkan dana masa depan.

 

Baca Tulisan Lainnya



The Author

shaleh

Seorang #Father #Teacher #Blogger #ContentWriter | Suka membaca | Bagian Guru Blogger Indonesia | Lulusan Universitas Negeri Lambung Mangkurat'08 & Universitas Negeri Surabaya'16. Lengkapnya hubungi saya disini

Leave a Reply

© 2014 Powered by rumahshaleh - sitemap