Mencegah Diare Pada Anak

Salah satu masalah terbesar dalam dunia kesehatan di Indonesia adalah Diare. Pada tahun 2007, Kementerian kesehatan RI melakukan riset dan menempatkan diare sebagai penyakit penyebab kematian semua umur diurutan 13. Sedangkan untuk kategori penyakit menular, diare menempati urutan ketika setelah Pneumonia dan TBC. Dalam isitilah kedokteran, Diare merupakan buang air besar dalam bentuk cairan dengan frekuensi terus meningkat. Diare biasanya terjadi karena infeksi pada saluran pencernaan yang disebabkan oleh bakteri,virus, ataupun parasit. Dampak fatal dari diare adalah kekurangan cairan atau dehidrasi. Berbagai usaha telah dilakukan oleh pemerintah untuk menangani masalah itu namun kenyataannya diare pada anak masih sering terjadi.

diare pada anak

Diare bisa dikatakan sebagai penyakit berjamaah karena biasanya menular dari satu orang ke orang lainnya. Pada anak-anak, hampir semua pernah mengalaminya di masa awal periode mereka. Dalam beberapa kasus, diare memang berlangsung singkat namun orangtua tetap harus mencegah itu kembali terjadi.

Tanda Gejala diare

Ada macam-macam gejala/tanda diare, biasanya dimulai dari sakit perut singkat disertai tinja yang tidak terlalu encer sampai dengan kram perut disertai tinja yang sangat encer. Di beberapa kasus, ada juga penderita yang mengalami demam disertai kram perut.

Faktor penyebab diare

Salah satu penyebab terjadi diare adalah infeksi saluran pencernaan yang disebabkan virus. Diare dapat menular melalui berbagai saluran, diantaranya:

  1. tangan kotor,
  2. makanan atau minuman yang terkontaminasi,
  3. beberapa hewan peliharaan, ataupun
  4. kontak langsung dengan BAB

Selain itu, diare dalam beberapa kasus juga disertai muntah. Untuk memastikan apa yang terjadi sebaiknya berkonsultasi dengan dokter.

Pengobatan Diare

Setiap penyakit ada obatnya, begitu pula diare. Oralit merupakan obat yang sering digunakan ketika terkena diare. Oralit dipergunakan untuk mencegah dehidrasi pada penderita namun tetap harus dikonsultasikan terlebih dahulu kepada dokter anda. Pada umumnya penderita diare sembuh dengan sendiri tanpa melakukan pengobatan. Pada orang dewasa umumnya 2-4 hari sudah sembuh sedangkan anak-anak biasanya antara 5-7 hari.

Cara Mencegah Diare

Seperti yang telah dikatakan bahwa diare adalah sesuatu penyakit yang menular maka diare tentu bukan hanya akan berakibat pada diri sendiri tapi juga akan berakibat pada anggota keluarga lainnya. Pencegahan terhapad diare tentunya menjadi salah satu solusi untuk meminimalisir penyebarannya. Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk pencegahan diare:

  • Cucilah tangan sebelum makan
  • Hindari makan/minum yang anda ragu akan kebersihannya
  • Pisahkan makanan matang dan mentah
  • Simpan makanan dalam lemari es, jangan biarkan makanan terpapar sinar matahari/debu/suhu ruangan
  • Hindari penggunaan handuk dan peralaan makan yang sama dengan anggota keluarga lainnya.
  • Selalu bersihkan wc dengan disinfekten setiap kali buang air besar
  • Cucilah tangan sebelum menyiapkan makan dan sebelum makan.

Itulah beberapa langkah bisa dilakukan untuk pencegahan diare. Semoga tulisan ini bisa memberikan manfaat. Tabik.

Baca Tulisan Lainnya



The Author

shaleh

Seorang #Father #Teacher #Blogger #ContentWriter | Suka membaca | Bagian Guru Blogger Indonesia | Lulusan Universitas Negeri Lambung Mangkurat'08 & Universitas Negeri Surabaya'16. Lengkapnya hubungi saya disini

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

© 2014 Powered by rumahshaleh - sitemap