Rumah Shaleh

Berbagi Untuk Negeri

Memberdayakan TIK di Kalimantan Selatan

Reportasi Pelaksanaan ICT USO EXPO 2012

Hari ini (8/11) saya datang ke pameran ICT USO EXPO 2012 yang diselenggarakan di Banjarmasin.  Setelah melalui perjalanan jauh dari Hulu Sungai Selatan sekitar tiga jam perjalanan akhirnya saya sampai juga di Banjarmasin. Acara yang bertempat di Gedung Sultan Suriansyah ini sebenarnya telah berlangsung satu hari sejak hari rabu (7/11). Saya datang ke pameran ICT USO EXPO 2012 dalam rangka mengikuti lomba blog yang diselenggarakan oleh Dishubkominfo Provinsi Kalimantan Selatan. Sebenarnya sudah lama saya tak mampir ke gedung Sultan Suriansyah ini sejak wisuda Unlam tahun 2008.

Baiklah, kembali ke cerita pelaksanaan ICT USO EXPO 2012. Pertama kali saya memasuki pameran ini sepertinya pameran ini tak terlalu ramai pengunjung umum namun ramai akan siswa sekolah karena hampir setiap tempat yang saya lewati pasti ada anak-anak berseragam sekolah. Sunyinya ICT USO EXPO 2012 ini kemungkinan disebabkan kurangnya promosi selain itu tidak adanya bazar TIK seperti Komputer, Handphone maupun gadget lainnya membuat orang rasa sedikit malas untuk mampir dan lebih memilih datang ke acara di sebuah pusat perbelanjaan yang juga menyelenggarakan pameran teknologi. Selain itu ada juga beberapa stand yang sunyi karena para penjaga standnya tidak ada bahkan ada satu stand yang tak berisi apapun, kosong tak berisi.

Terlepas dari kekurangan pelaksanaan ICT USO EXPO 2012 ini saya mengapresiasi adanya ICT USO EXPO 2012 ini sebagai ajang kebangkitan TIK di wilayah Kalimantan Selatan. Berikut beberapa dokumentasi yang saya dapat dari ICT USO EXPO 2012 ini :

Kendala M-PLIK di HSS

Sebelum saya menulis postingan ini saya mampir dulu ke stand Dishubkominfo HSS dan berbincang-bincang sebentar dengan penjaga standnya. Perbincangan kami hanya masalah M-PLIK di HSS. Dari perbicangan tentang M-PLIK di HSS, saya akhirnya tahu bahwa ternyata memang M-PLIK di HSS jarang digunakan bahkan untuk masuk ke wilayah tempat kerja saya di Negara saja ternyata M-PLIK tersebut belum pernah berkunjung. M-PLIK di HSS sendiri berjumlah enam buah. Kendala M-PLIK di HSS terletak dari kurangnya SDM untuk M-PLIK itu sendiri atau dengan kata lain operator M-PLIK. Selain terkendala masalah SDM,  satu kendala lainnya adalah belum adanya dukungan dari Pemerintah Daerah setempat hingga dana untuk operasional M-PLIK menjadi kurang memadai.

Saran untuk M-PLIK

M-PLIK yang mempunyai slogan “Jangan Biarkan yang Terpencil Kian Terkucil” ini memang patut untuk terus dikembangkan. M-PLIK memang sering kali menuai kritik akibat dari kurang penggunaan M-PLIK di kecamatan. Berdasarkan informasi rata-rata kendala M-PLIK adalah kurangnya operator M-PLIK.

Saran saya agar M-PLIK ini bisa berjalan adalah dengan melakukan kerjasama dengan para pegiat IT di Kalsel serta terus memberdayakan relawan TIK yang gaungnya sendiri kurang terdengar di daerah Hulu Sungai.

Selain bekerjasama dengan para pegiat IT dan memberdayakan relawan TIK di Kalsel. Layanan M-PLIK ini kalau bisa juga didukung oleh Pemerintah Daerah masing-masing dan pada akhirnya tentu akan mendapat kucuran APBD. Dengan adanya kucuran APBD maka layanan M-PLIK bisa digratiskan. M-PLIK sendiri sebenarnya adalah layanan berbayar namun tak semahal di warung internet. Bayaran M-PLIK dikisaran 1.500 sampai 2.000/jam tergantung operator M-PLIK sendiri.

Perkembangan TIK di Kalimantan Selatan

Kalimantan Selatan sebagai salah satu provinsi besar di wilayah Kalimantan tentu tak luput dengan kemajuan teknologi. Perkembangan TIK di Kalsel sudah sangat berkembang, hal itu bisa dilihat dengan banyak zona hotspot serta bertebarannya wifi di beberapa tempat. Selain itu  banyaknya komunitas internet seperti Komunitas Blogger, Facebooker, Kaskus regional Kalsel juga mewarnai tumbuh dan berkembangnya TIK Kalimantan Selatan. Dengan berkembangnya TIK di Kalimatan Selatan diharapkan akan ada opini yang baik tentang Kalimantan Selatan dan membuat banyak orang akan berkunjung ke Kalimantan Selatan dan tentunya akan menambah APBD Provinsi.

Baca Tulisan Lainnya



The Author

shaleh

Seorang #Father #Teacher #Blogger #ContentWriter | Suka membaca | Bagian Guru Blogger Indonesia | Lulusan Universitas Negeri Lambung Mangkurat'08 & Universitas Negeri Surabaya'16. Lengkapnya hubungi saya disini

9 Comments

Add a Comment
  1. mantep om, tp ane blm pernah ke banjarmasin, padahal ane di Balikpapan.

    12 jam ya kl pakai darat, 40 menit kl pakai pesawat ya mas??

  2. Banyaknya likenya bang…
    Pake apa tuh?

    Setuja ja dah, kadada pameran komputernya. Pameran ICT tak ada pameran komputer? Apa kata dunia?

    Mudah-mudahan menang lomba blognya. Hadiahnya buat tukang ambil ya. Hahaha…

  3. tenyata MPLIK untuk beberapa daerah termasuk di HSS belum bekerja secara optimal,semoga bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya agar tidak terbengkalai dan hanya jadi benda pajangan di parkiran

  4. Alhamdulillah kawa haja tuh ke Bjm . . .

  5. dasar kada kawa dilawang om Isnaini ne ih, mantap banar tulisan sidin

  6. Mantap bos…. Ratusan Like nya, kalah tadah ngarannya nich ane…

  7. itu semua karena SDM yg msh kurang, dan untuk itu sdh saatnya yg muda yg melek IT untuk memajukannya

  8. perkembangan harus juga di barengi dengan pendidikan intensip yang berkaitan pada objek untuk mengatasi masalah yang timbul dan dapat menghambat perkembangan itu sendiri. makasih atas postingnya. sangat inspiratif dan berguna. salam persahabatan blogger dari blogonol. mahesa

  9. Selamat Pa Tablet hanyar,, kada sia2 ke Bjm.

    Salam Blogger Banua.

Leave a Reply

© 2014 Powered by rumahshaleh - sitemap