Kreasikan WordPressmu secara Offline

Dulu ketika pertama kali punya domain aku sering kali otak-atik theme dan plugin secara online yang ujung-ujungnya malah hancur berantakan dan setelah itu tidak berani lagi mengotak-atik theme dan plugin namun setelah dapat ilmu dari anomali, akhirnya aku berani lagi karena ternyata ada cara lain yaitu mengkreasikan WordPress secara offline. Dalam kreasi WordPress secara offline, ada 2 hal yang perlu dipersiapkan yaitu Wampserver dan WordPress.

Adapun beberapa langkah yang harus dilakukan setelah anda mendownload Wampserver dan WordPress adalah sebagai berikut (Tulisannya dicopy langsung dari Anomali) :

  1. Install WampServer kemudian jalankan. Perhatikan taskbar kamu. Ada ikon WampServer mirip spedometer yang bergerak dari merah, kuning, kemudian jadi putih. Apabila berwarna putih berarti semua layanan di WampServer telah berhasil dijalankan. Tapi apabila merah atau kuning, berarti ada yang menghalangi layanan untuk dijalankan. Biasanya aplikasi yang berjalan di port 80 (misalkan: Skype) akan menghambat layanan Apache di dijalankan. Lihat gambar #1.
  2. Klik kiri ikon tersebut, pilih “www directory”. Ekstrak WordPress yang telah dikompresi di folder tersebut. Lihat gambar #2.
  3. Kembali ke taskbar. klik kiri ikon WampServer, dan klik “phpMyAdmin”. Di jendela browser phpMyAdmin pada isian “Create New Database”, isilah “wordpress” kemudian klik tombol “Create”. Database ini yang menyimpan seluruh data post, komentar, kategori, dan semua pengaturan WP kamu nantinya. Lihat gambar #3.
  4. Buka browser ketikkan “localhost”. Lihat pada bagian “Project”. Kamu bisa melihat folder “wordpress”. Klik folder tersebut yang akan mengarahkan ke halaman “Wordpress Error”. Acuhkan pesan tersebut itu adalah awal dari instalasi WP. Klik “Create Configuratin File”. Lihat gambar #4. Lihat gambar #5.
  5. Pada pengaturan Database. Isilah Database Name: wordpress, User Name: root, Password: (dikosongkan), Database Host: Localhost, dan Table Prefix: wp_. Klik tombol “Submit” dan pada jendela berikutnya klik tombol “Run the install”. Lihat gambar #6.
  6. Di jendela selanjutnya kamu diminta untuk mengisi judul blog dan alamat email. Silahkan isi terserah saja. Klik tombol “Install WordPress” dan selamat kamu telah berhasil menginstalasi WP di PC kamu. Jangan lupa mengcopy password sementara yang tertera yang nantinya harus kamu rubah sendiri dengan password kamu. Klik tombol “Log in”. Lihat gambar #7.
  7. Masuklah dengan username dan password yang disediakan tadi. Di dashboard, klik admin yang ada di pojok kanan atas untuk merubah profil dan tentunya password kamu. Lihat gambar #8.
  8. Klik “Visit Site” untuk melihat bagaimana tampilan depan blog kamu. Sekarang kamu bisa mengakses blog tersebut yang beralamatkan di http://localhost/wordpress. Untuk masuk sebagai admin lewat alamat http://localhost/wordpress/wp-login.php atau http://localhost/wordpress/wp-admin. Lihat gambar #9.

Catatan : Setiap kali kamu ingin mengakses WP kamu harus menjalankan WampServer terlebih dahulu. Jika tidak, kamu tidak akan bisa mengakses blog kamu tersebut. Mulailah bereksprimen seperti menambah tema ataupun plugin yang tersimpan di folder www/wordpress/wp-content.

Baca Tulisan Lainnya



The Author

shaleh

Seorang #Father #Teacher #Blogger #ContentWriter | Suka membaca | Bagian Guru Blogger Indonesia | Lulusan Universitas Negeri Lambung Mangkurat'08 & Universitas Negeri Surabaya'16. Lengkapnya hubungi saya disini

11 Comments

Add a Comment
  1. btw themsnya koq gelap mas?? jadi susah buat komen
    cara ini saya pake buat ngetes theme
    .-= fanz´s last blog ..Book Review: Negeri 5 Menara =-.

    shaleholic : kenapa jadi memilih gelap, supaya mata tidak terlalu sakit, Mas karena terkadang kalau otak-atik blog sering lupa waktu

Leave a Reply

© 2014 Powered by rumahshaleh - sitemap