KEBEBASAN ATAU KEBABLASAN

Kebebasan adalah satu kata yang sering orang perjuangkan ketika mereka mengalami sebuah penindasan atau penyiksaan. Dari pengertian seperti itu sebenarnya bebas adalah sesuatu yang memang yang harus kita perjuangkan namun entah sejak kapan dan siapa yang memulai, tiba-tiba kebebasan itu berubah menjadi bertentangan dengan agama. Contohnya saja seni, ketika mereka di foto setengah bugil atau bugil, banyak orang yang protes karena itu melanggar agama yang melarang memperlihatkan aurat tapi mereka hanya menjawab itu adalah seni. Benarkah seni terpisah dari agama? Hanya mereka yang punya iman, yang bisa menjawabnya.
Kebebasan juga tak pernah terpisah dari masa muda dan banyak yang bilang masa muda adalah masa yang paling indah, berkesan dan takkan pernah terlupakan. Karena itulah, tidak mengherankan kalau mereka suka melakukan apa saja asal “happy” di masa mudanya. Bahkan ada semboyannya di masa mudanya, “muda berfoya-foya, tuanya masuk surga”. Enak sekali, emang mudah apa masuk surga.

Benarkah kita bebas?

Kalau melihat fakta sekarang, banyak anak muda seperti kita yang terjerumus ke dunia hitam, yang buat kembalinya memerlukan banyak pengorbanan ketimbang pertama kali terjerumus. Misalnya, banyak yang terjerat dalam nikmatnya narkoba, free sex, dan lain sebagainya. Apakah mereka yang suka melakukan seperti itu disebut “anak gaul” dan mereka yang “lurus” disebut “anak kampungan”. Pikirkan dan renungkan! Apakah masa muda kita hanya untuk berhura-hura?

Ingatlah firman Allah dalam Surah Al ’Asr, yang artinya:
1. Demi masa,
2. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian,
3. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya menaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.

Cobalah kita lihat, di jalan-jalan atau di tempat kos. Banyak anak muda yang bukan muhrimnya berduaan atau yang lebih dikenal mereka pacaran namun terkadang gaya pacaran mereka lebih dari orang yang sudah menikah. Bahkan yang sekarang lagi trend, bagaimana mereka memangil pacarnya. Yang dulunya mungkin hanya “sayang atau cinta” sekarang malah memanggil “mamah atau papah”. Apa tidak keterlaluan? Kapan mereka menikahnya? Atau mereka menjunjung tinggi semboyan “kawin dulu baru nikah”. Entahlah?
Memang hidup perlu sebuah kebebasan tapi kita juga harus tahu kalau dalam menjalani hidup ini ada aturan dan rambu-rambunya. Baik yang dibuat oleh pemerintah atau yang terdapat dalam agama kita. Jadi kebebasan itu perlu diwaspadai sebab bebas bukan berarti bebas tanpa batas, sehingga kita bisa berbuat apa saja yang melanggar norma-norma yang berlaku.
Kalau kebebasan telah melanggar norma yang berlaku baik dari hukum pemerintah apalagi hukum agama, itu bukan lagi kebebasan tapi kebablasan.

(Dimuat di Radar Banjarmasin, 22 Juli 2007)

Baca Tulisan Lainnya



The Author

shaleh

Seorang #Father #Teacher #Blogger #ContentWriter | Suka membaca | Bagian Guru Blogger Indonesia | Lulusan Universitas Negeri Lambung Mangkurat'08 & Universitas Negeri Surabaya'16. Lengkapnya hubungi saya disini

2 Comments

Add a Comment
  1. ARTATEL, Solusi Komunikasi Hemat dan Handal

    Yg bener terlalu bebas dan bablas 🙂

  2. apa hebatnya TOKEN PHONE BLOGGER?

    apa benar benar bebas BLOGGER/BLOGSPOT free blog?

    kenapa masih bisa di TOKEN orang lain?

    jadi siapa jago HACK dan CRACK?

    apa orang-perorang tak mampu hack dan crak?

    atau negara atau perusahaan?

    TOKEN BLOG……TOKEN BLOG……TOKEN BLOG….VIA HAND PHONE….VIA CELL PHONE….

    ANDA BUAT BLOG…..ORANG YANG TOKEN….?

    BLOG ANDA YANG BUAT….ORANG/PERUSAHAAN/NEGARA YANG AMBIL….APA INI KASUS HACK DAN CRACK….MASUK EMAIL ORANG…

    APA GUNANYA EMAIL…..

    PANTAS SAJA DUA KEPRIBADIAN…….

    SEPENGETAHUAN SAYA EMAIL ITU PRIBADI….MEWAKILI DIRI SENDIRI…..JATI DIRI EMPUNYA EMAIL…..

    KOQ BISA TUMPANG TINDIH DALAM SATU EMAIL BUKAN LEAD INI….

    MASUK KAMAR RUMAH ORANG (EMAIL PERSON)…….!!!!

    apa hebatnya crack and hack email address…!!!

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

© 2014 Powered by rumahshaleh - sitemap