Kandungan Gizi yang Penting untuk Ibu Hamil

http://id.theasianparent.com/

http://id.theasianparent.com/

shaleholic.com – Asupan makanan bergizi sangat penting selama periode kehamilan baik untuk ibu maupun untuk bayi. Makanan untuk ibu hamil wajib mengandung kecukupan protein dan nutrisi lain agar bayi dapat tubuh dan berkembang secara sehat serta memenuhi kebutuhan ibu akibat perubahan metabolisme yang terjadi. Berbagai penelitian menunjukkan asupan makanan ibu selama hamil tidak hanya berpengaruh bagi kesehatan bayi selama dalam kandungan tetapi juga kelak sampai anak tumbuh dewasa. Status gizi bayi yang baik dalam kandungan dapat menurunkan risiko tekanan darah tinggi, diabetes dan penyakit jantung saat anak dewasa.

  1. Energi. Kebutuhan energi setiap ibu berbeda-beda selama masa kehamilan, tergantung dari bagaimana tubuh masing-masing beradaptasi terhadap perubahan fisiologis selama kehamilan. Peningkatan kebutuhan energi baru dibutuhkan pada 3 bulan terakhir kehamilan dengan jumlah 200 kkal/hari. Kurangnya asupan energi dapat berakibat berat badan lahir bayi yang rendah sehingga meningkatkan risiko penyakit di masa depan.
  2. Zat besi. Zat besi penting untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi serta berperan dalam proses pembentukan sel darah merah. Ketika seorang wanita memiliki kandungan zat besi yang cukup sejak masa sebelum kehamilan, maka penambahan kebutuhan zat besi tidak diperlukan selama asupan makanan tercukupi dengan baik. Makanan untuk ibu hamil yang mengandung zat besi antara lain sayuran berdaun hijau, sereal dan daging merah. Konsumsi vitamin C seperti jus jeruk bersamaan dengan makanan-makanan tersebut dapat meningkatkan tingkat penyerapan zat besi dalam tubuh.
  3. Zinc. Seperti halnya zat besi, konsumsi zinc penting untuk pertumbuhan dan perkembangan janin. Simpanan zinc yang kurang dalam tubuh ibu dapat mengakibatkan pertumbuhan janin terganggu. Makanan seperti sereal dari gandum utuh, susu, daging merah memiliki kandungan zinc yang cukup tinggi.
  4. Kalsium dan Vitamin D. Vitamin D harus dalam jumlah yang cukup agar tubuh dapat menyerap kalsium secara optimal. Jika asupan kalsium ibu dalam keadaan cukup namun simpanan vitamin D kurang, maka kalsium tidak dapat terserap dan menjadi tidak bermanfaat. Sinar matahari merupakan sumber utama vitamin D, namun konsumsi untuk ibu hamil yang juga kaya akan vitamin D antara lain telur, ikan, dan sereal yang telah di fortifikasi dengan vitamin D.

Baca Tulisan Lainnya



The Author

shaleh

Seorang #Father #Teacher #Blogger #ContentWriter | Suka membaca | Bagian Guru Blogger Indonesia | Lulusan Universitas Negeri Lambung Mangkurat'08 & Universitas Negeri Surabaya'16. Lengkapnya hubungi saya disini

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

© 2014 Powered by rumahshaleh - sitemap