Rumah Shaleh

Berbagi Untuk Negeri

Jokowi Resmi Batalkan Program Full Day School?

Sekilas Info: Sebagaimana dikutip dari kompas [baca: Full Day School Batal] dikatakan bahwa Presiden Joko Widodo membatalkan kebijakan Penguatan Pendidikan Karakter yang digagas Menteri Pendidikan Kebudayaan Muhadjir Effendy dan diperkuat oleh pernyataan oleh staf khusus presiden yang mengatakan bahwa Permendikbud No. 23 Tahun 2017 tidak diberlakukan [baca: Istana benarkan Permendikbud Batal] namun membaca rilis pers dari kemdikbud [baca: PPK akan diperkuat Perpres] dikatakan bahwa Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 23 Tahun 2017 tentang Hari Sekolah tetap berlaku sambil menunggu terbitnya Perpres tentang Penguatan Pendidikan Karakter (PPK).

Selain itu ada juga sedikit kebingung penulis yang juga seorang guru dari hasil membaca berita online. Disana dikatakan bahwa Presiden Joko Widodo membatalkan kebijakan Penguatan Pendidikan Karakter yang digagas Menteri Pendidikan Kebudayaan Muhadjir Effendy namun kalau melihat video yang saya tayangkan dalam postingan ini dikatakan oleh Ma’ruf Amin bahwa yang dibatalkan (diganti) adalah ungkapan Lima Hari Sekolah dan dijadikan Pendidikan Penguatan Karakter. Nah lho? Di berita online dikatakan Penguatan Pendidikan Karakter dibatalkan namun di video dikatakan malah Pendidikan Penguatan Karakter yang akan dikuatkan. Jadi ada ketidaksinkronan berita, apakah benar full day dibatalkan? Hanya Perpres yang akan terbit bisa membuktikannya.

The Author

shaleh

Seorang #Father #Teacher #Blogger #ContentWriter | Suka membaca | Bagian Guru Blogger Indonesia | Lulusan Universitas Negeri Lambung Mangkurat'08 & Universitas Negeri Surabaya'16. Lengkapnya hubungi saya disini

Leave a Reply

© 2014 Powered by rumahshaleh - sitemap