Golput = Haram?

Ketika Hidayat Nur Wahid mengusulkan kepada MUI agar memfatwakan haram untuk golput, aku sedikit terkejut. Kenapa sesuatu hal harus selalu difatwakan apalagi ini masalah duniawi yang berhubungan dengan pemilu dan pemilu bersangkutan dengan kekuasaan yang terkadang kekuasaan itu dikelilingi dengan harta dan wanita.Bagiku harusnya MUI lebih fokus pada hal-hal yang berhubungan dengan agama semisal kenapa Idul Fitri dan Idul Adha bisa berbeda-beda, ada yang dua hari, satu hari, lebih satu hari dan lebih dua hari dari penetapan pemerintah.

Mungkin alasan kenapa golput minta diharamkan agar pemilu kali ini lebih baik dari sebelumnya atau juga karena cenderungnya orang akan golput karena apatis terhadap pemilu. Golput bagiku sulit dihilangkan dari pemilu Indonesia selama tak pernah ada jaminan nyata bahwa mereka yang terpilih akan menepati janji mereka ketika kampanye.

Golput bagiku adalah sebuah pilihan seperti halnya kenapa ada orang yang tidak ingin beragama/athies padahal ada banyak agama dan aliran kepercayaan di dunia ini. Namun pada akhirnya memang kembali pada diri sendiri, ikut pemilu atau tidak. Silakan saja anda memilih yang terbaik buat anda.

Baca Tulisan Lainnya



The Author

shaleh

Seorang #Father #Teacher #Blogger #ContentWriter | Suka membaca | Bagian Guru Blogger Indonesia | Lulusan Universitas Negeri Lambung Mangkurat'08 & Universitas Negeri Surabaya'16. Lengkapnya hubungi saya disini

4 Comments

Add a Comment
  1. MUI memang tidak jelas kerjaannya. Disebut ormas, tapi ia tidak punya massa. Disebut lembaga fatwa, toh statusnya adalah ormas, sama seperti halnya NU dan Muhammadiyah.

    Golput ato tidak golput, jangan dipaksakan. Para elit politik, berbuat banyaklah untuk kepentingan rakyat. Niscaya akan banyak rakyat yang berpartisipasi dalam pemilu.

  2. Ide yang anti demokrasi, anti pembaruan, dan sangat komedik. Makin bikin speechless aja ide2nya HNW. 😕

  3. mereka itu Tuhankah atau firaun ?
    hanya Tuhan yang bisa merubah yang halal menjadi halal.
    bisa juga mereka adalah firaun yang sombong yang merasa boleh merubah yang halal menjadi haram

  4. yang haram itu adalh memilih pemimpin yg tidak kompeten,
    suka ingkar janji, suka korupsi, dan gak punya perasaan terhadap rakyat

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

© 2014 Powered by rumahshaleh - sitemap