Eat That Love

Ini hanya sebuah cerita tentang seseorang yang terlalu mengagungkan cinta hingga ia rela berkorban demi sang pujaan hati. Suatu ketika hujan begitu lebat yang disertai petir dan kilat yang menyambar-nyambar. Di saat sedang asyik bercengkrama dan bercanda dengan teman-teman satu kosnya tiba-tiba handphonenya berbunyi dengan nada dering berupa mp3 dari sebuah band yang lumayan ngetop di Indonesia. Pembicaraanpun dimulai, (karena dia mengaktifkan loadspeaker jadi teringat jelas suaranya walaupun mungkin ada beberapa kata yang kurang dan juga lebih dari aslinya),

+ Sayang lagi dimana?
–  Lagi di kos aja.
+ Pian mau kada meantarkan ulun kuliah, hujan.
–  Di sini hujan jua, lebat.
+ Pian sayang kada dengan ulun
–  Inggih, ulun antarkan. Bentar lagi ulun ambili.

Setelah berbicara seperti itu dengan sang cewek maka langsung saja teman-teman satu kosnya mencaci-maki sambil mentertawakannya. Karena kenapa dengan polosnya ia mau mengiyakan mengantar sang cewek padahal hujan sedang lebat-lebatnya. Dengan tidak mempedulikan kesehatan ia rela menjemput sang cewek yang hanya didasari sebuah filosofi bahwa cinta butuh pengorbanan.

Padahal secara logika, kalau sang cewek itu benar-benar cinta maka harusnya dia mengerti bahwa di saat itu sedang hujan dan tidak mungkin menjemput. Karena kalau dia cinta harusnya dia juga menyayangi pasangannya bukan hanya menyayangi dirinya sendiri. Tidak mungkin harusnya pasangannya disuruh berhujan-hujan ria tanpa pedulikan kesehatan hingga dia pingsan ketika sampai di kos.

Dan diakhirnya cerita hanya ada satu kata untuk sang pengagung cinta tersebut. Makan itu cinta

* Alih bahasa*
Pian = Kamu
Kada = Tidak
Ulun = Saya, Aku
Meantarkan = Mengantarkan
Ambili = Menjemput
Inggih = Iya

Baca Tulisan Lainnya



The Author

shaleh

Seorang #Father #Teacher #Blogger #ContentWriter | Suka membaca | Bagian Guru Blogger Indonesia | Lulusan Universitas Negeri Lambung Mangkurat'08 & Universitas Negeri Surabaya'16. Lengkapnya hubungi saya disini

12 Comments

Add a Comment
  1. hahahaha…..emang cinta bisa dimakan Yak?

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

© 2014 Powered by rumahshaleh - sitemap