Anakku, Bukan Anakku

Anak adalah hal yang paling diinginkan ketika orang sudah berumah tangga bahkan terkadang kalau tidak punya anak, mereka rela untuk mengadopsinya. Anak adalah sesuatu yang berharga karena ia bisa membuat dunia ini berbeda. Orang tua selalu berharap punya anak karena anak bisa memberikan perlindungan bagi mereka baik itu ketika masih hidup maupun setelah kematian.

Bukankah amalan yang sampai kepada orang tua setelah kematian salah satunya adalah doa anak yang saleh. Anak merupakan titipan Allah yang mesti dijaga karena ia juga akan menjadi pertanyaan bagi kita orang tua. Ketika anak ada maka para orang tua begitu memanjakannya bahkan terkadang sampai berlebihan namun itulah salah satu bentuk kasih sayang orang tua pada anaknya. Anak begitu diharapkan hadir di setiap rumah tangga.

Namun …,

Itu cerita dulu, sekarang walaupun cuma segelintir orang yang melakukan tapi itu sudah cukup bagiku untuk bersedih melihat betapa kejamnya orang tua sekarang. Mereka dengan sadar melakukan penyiksaan terhadap anak hanya karena ia mempunyai penyakit atau bentuk fisiknya tidak sempurna menurut ukuran dunia. Padahal sebaik-baiknya makhluk adalah manusia. Manusia begitu sempurna diciptakan oleh Allah, hingga setanpun diperintahkan tunduk pada Nabi Adam.

Manusia itu sempurna hanya saja terkadang orang lebih suka membandingkannya dengan yang lain padahal Allah maha mengetahui apa yang terjadi.

Dimana hati seorang ibu dengan tega membuang darah dagingnya padahal di tempat lain banyak keluarga yang menginginkannya. Karena sebuah penyakit, orang tua tega memasung dan memborgol anaknya hingga ia tak tahu akan dunia luar bahkan terkadang di kurung dalam kandang. Astagfirullah.

Seharusnya anak yang punya penyakit atau apapun harus diterima dengan ikhlas karena ia merupakan titipan Ilahi dan jaga dia dengan baik-baik dan ajarkan ia ilmu agama agar dia kelak bisa menjaga kita.

Baca Tulisan Lainnya



The Author

shaleh

Seorang #Father #Teacher #Blogger #ContentWriter | Suka membaca | Bagian Guru Blogger Indonesia | Lulusan Universitas Negeri Lambung Mangkurat'08 & Universitas Negeri Surabaya'16. Lengkapnya hubungi saya disini

5 Comments

Add a Comment
  1. yups.. aku sendiri miris melihat berita itu.. 🙁 gak ngerti deh gimana cara pikir orang tuanya
    .-= Joddie´s last blog ..Review Artikel – Anti Korupsi Blogpost Competition =-.

    shaleholic : Ya, terkadang aku berpikir, mati aja orangtua seperti itu,

  2. Kasihan anak2 yang disiksa. Padahal sudah dibesarin susah2. Malah disiksa.

    shaleholic : Begitulah ketika orang tidak menhargai sesuatu yang diberikan

  3. miris juga yah baca berita belakangan ini
    itu sama aja mereka ga mensyukuri apa yang di kasih allah..
    .-= fanz´s last blog ..SMS Gratis Mau? =-.

    shaleholic : Semoga Allah masih memberi ampunan kepada mereka

  4. ga semua kok, masih banyak orang yang mencintai anaknya meskipun bukan anaknya… mungkin karena sisi media sekarang memang lagi gencar menampilkan hal-hal negatif di negeri kita… jadi sisi positifnya kurang terangkat…
    .-= sauskecap´s last blog ..Berita Penutup Makan Malam =-.

    shaleholic : makanya saya bilang cuma segelintir orang saja, hehe_

  5. kayak apa ya rasanya punya anak…. 😀
    pertanyaan yang akan terjawab suatu saat nanti…. hha

    shaleholic : Ya, saya juga tidak tahu, mungkin suatu saat nanti saya juga baru tahu, bagaimana rasanya punya anak.

Leave a Reply

© 2014 Powered by rumahshaleh - sitemap