Aku Boikot Perkawinanmu

Aku tidak bermaksud tidak hadir di perkawinanmu
Aku juga tidak bermaksud untuk tidak menghargaimu sebagai sahabat
Apalagi aku sampai bermaksud melupakan persahabatan kita

Namun kamu yang melupakanku tidak menghargaiku

Atau kamu masih marah karena sebuah perbedaan diantara kita
Atau karena calon isterimu adalah bekas kekasihku

Aku akan datang seandainya kau mengundangku
Aku akan berikan hadiah sebagai tanda persahabatan kita
Aku juga akan berjalan dengan tegak sambil melupakan perbedaan diantara kita

Aku tidak tahu apa yang ada dibenakmu
sebegitu bencinyakah kau padaku
hingga tak sempat mengundangku
walaupun sekedar lewat sms

Atau karena kau telah jadi seorang pejabat
Hingga lupa pada temanmu yang rendahan ini

Tapi aku tetap sahabatmu yang dulu
Selalu mendukungmu
Walaupun terkadang kau mengkhianatiku

Aku percaya kau hanya lupa
Karena manusia adalah tempatnya lupa

Semoga kau berbahagia bersamanya

Baca Tulisan Lainnya



The Author

shaleh

Seorang #Father #Teacher #Blogger #ContentWriter | Suka membaca | Bagian Guru Blogger Indonesia | Lulusan Universitas Negeri Lambung Mangkurat'08 & Universitas Negeri Surabaya'16. Lengkapnya hubungi saya disini

7 Comments

Add a Comment
  1. Kalo menurut saya, itu karena: “…karena calon isterimu adalah bekas kekasihku.”
    Jadi, ya, masih agak gengsi gitu mungkin. He..he..

  2. duh sebegitu dalamnya sakit hatinya. toh dah ada penggantinya juga.

  3. Mungki  lupa kali karena kesibukan…
    Jadi! coba positif thinking aja…
    Kalo mau, balas aja…
    Kawin & ga usah ngundang temenmu itu…

  4. kaya nya aku tau dimana acara perkawinan itu.hahahahha

  5. Blog Competition 2009

    rasa marah karena masih ada bekas2 persahabatan yg besar tapi tak dapat tanggapan baik. doa anda akan membawa dia pada perubahan. kerna anda jg berubah salam ya

  6. memang menyakitkan kalau orang yang kita cintai meningglakn pergi. tapi jangan segitunya dunks sakitnya.
    ayo kita serbu bareng-bareng dan kita hancurkan.
    saya siap dibelakang anda dan membantumu dengan sebuah doa.

  7. [//]… duh yang lagi sedih, hiks …[//]

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

© 2014 Powered by rumahshaleh - sitemap